IndonesiaLineNews– Makassar. Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan Dodi Karnida, Jumat, (31/12) mengatakan, selama 2021 jajarannya telah melaksanakan tugas dan fungsi Keimigrasian dengan baik melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak.
Capaian – capain tersebut diantaranya telah menerbitkan paspor sebanyak 13.555 buku , masing – masing dari Kantor Imigrasi (Kanim) Makassar 5.201 paspor biasa dan 1.791 paspor elektronik, Unit Layanan Paspor (ULP ) Alauddin 2.123 paspor biasa, Kanim Parepare 1.750 paspor biasa dan Kanim Palopo 2.690 paspor biasa.
Selanjutnya dalam mendukung pencapaian PNBP, Jajaran Keimigrasian melaksanakan kegiatan eazy paspor ( mendatangi tempat pemohon ) yang melayani pembuatan paspor baru dan penggantian paspor secara jemput bola oleh Kanim Makassar, Parepare dan Palopo
“Untuk Eazy Paspor, Imigrasi Sulsel telah melakukan Layanan di beberapa Kabupaten/Kota dan instansi lainnya sebanyak 19 kali dengan total pemohon sebanyak 1.024 orang. Adapun rinciannya meliputi Kanim Makassar telah melaksanakan sebanyak 9 kali dengan total 639 Pemohon, Kanim Parepare 5 kali sebanyak 118 Pemohon, dan Kanim Palopo 5 kali sebanyak 267 Pemohon,” ujar Dodi
Selanjutnya selama tahuan 2021 jajaran Imigrasi telah melakukan 9 kali deportasi . dilaksanakan oleh Kanim Makassar sebanyak 4 kali pada warga negara Jepang, Singapura, Autralia, dan Philiphina sedangkan Kanim Palopo 1 kali pada warga negara timor leste dan Rudenim Makassar sebanyak 4 kali pada warga negara Philiphina dan Srilangka.
Pada 2021 ini juga, pihak Keimigrasian telah melakukan resettlement (penempatan ke negara ketiga) terhadap 6 orang pengungsi dengan negara tujuan kanada dan Australia. Juga telah melakukan pemulangan secara sukarela ke negara asal kepada 12 orang pengungsi/pencari suaka.






