Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI, Kepengurusan Definitif Ditargetkan Terbentuk 12 November

IndonesiaLineNews-Pekanbaru– Pemerintah Provinsi Riau mendukung percepatan penyelesaian kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau melalui pelaksanaan musyawarah. Kepengurusan definitif diharapkan segera terbentuk agar organisasi olahraga tersebut dapat kembali menjalankan program pembinaan secara optimal.

Dukungan tersebut disampaikan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat menerima audiensi Caretaker KONI Riau di Ruang Rapat Gubernur Provinsi Riau, Kamis (5/11/2026).

Dalam pertemuan tersebut, SF Hariyanto menyambut baik perkembangan persiapan yang telah dilakukan caretaker. Ia berharap seluruh tahapan berjalan lancar, sesuai mekanisme organisasi, serta mengedepankan kebersamaan seluruh insan olahraga di Riau.

“Pemprov Riau tentu mendukung upaya penyelesaian kepengurusan KONI ini. Kita berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik sehingga kepengurusan definitif segera terbentuk,” ujarnya.

Menurutnya, kepastian kepengurusan menjadi hal penting agar roda organisasi olahraga di Riau dapat berjalan lebih optimal. Dengan demikian, pembinaan atlet, persiapan kompetisi, dan berbagai program peningkatan prestasi dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Kita ingin persoalan organisasi ini segera selesai dan tidak berlarut-larut. Yang terpenting, KONI dapat kembali fokus menjalankan pembinaan serta meningkatkan prestasi olahraga Riau,” tambahnya.

Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat sekaligus Ketua Caretaker KONI Riau, Mayjen TNI (Purn.) Eko Budi Supriyanto, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari penyampaian laporan perkembangan pelaksanaan tugas caretaker kepada pemerintah daerah. Ia menjelaskan, sejumlah tahapan koordinasi dan persiapan menuju musyawarah telah dilaksanakan.

“Kami datang untuk melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan, yang sedang berjalan, maupun yang akan dilaksanakan. Alhamdulillah, Bapak Gubernur memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan caretaker,” jelasnya.

Eko menjelaskan, persiapan diawali dengan koordinasi internal pada 3 November, kemudian dilanjutkan rapat koordinasi dan konsultasi pada 4 November 2026. Pertemuan tersebut melibatkan 12 Ketua Umum KONI kabupaten/kota serta 66 cabang olahraga, baik cabang olahraga prestasi maupun fungsional.

“Pada rapat koordinasi kemarin, kami menghadirkan 12 Ketua Umum KONI kabupaten/kota dan 66 cabang olahraga. Kami menyamakan persepsi sekaligus menjelaskan mekanisme yang akan dilaksanakan, dan seluruh peserta menyepakati tahapan tersebut,” katanya.

Ia menyebutkan, pengambilan formulir pendaftaran calon ketua umum telah dimulai pada 5 November 2026. Tahapan selanjutnya meliputi persiapan administrasi pada 6 November, pendaftaran pada 7–8 November, serta verifikasi dan validasi oleh tim penjaringan dan penyaringan pada 9–10 November.

Setelah tahapan tersebut, musyawarah dijadwalkan mulai pada 11 November malam dan berlanjut hingga 12 November 2026.

“Kami menargetkan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, sehingga pada 12 November sore sudah diketahui siapa ketua umum definitif KONI Riau. Kami berkomitmen menyelesaikan tugas caretaker ini secepat mungkin agar organisasi tidak berlarut-larut dalam masa transisi,” ucapnya.

Eko berharap dukungan Pemerintah Provinsi Riau dapat membantu kelancaran proses pembentukan kepengurusan definitif. Dengan demikian, KONI Riau dapat segera kembali menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam memajukan olahraga daerah.