Jajaran TNI dan LAMR Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Riau

IndonesiaLineNews-Pekanbaru– Jajaran TNI dari tiga matra menyambangi Balai Adat Melayu Riau (LAMR) di Pekanbaru pada Kamis (24/9/2026) guna memperkuat silaturahmi sekaligus menyinergikan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayor Jenderal TNI Agus Hadi Waluyo bersama Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Agustatius Sitepu dan Marsma TNI Abdul Haris.

Rombongan petinggi TNI tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, beserta jajaran pemangku adat. Pertemuan lintas lembaga ini berfokus pada upaya mengatasi ancaman jerebu atau kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat Riau.

Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil menyampaikan bahwa LAMR menyambut terbuka kedatangan jajaran TNI sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Pihaknya menegaskan bahwa lembaga adat siap menjadi rumah bersama dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan sosial masyarakat.

“LAMR adalah rumah besar kita bersama. Siapa pun yang datang dengan niat baik untuk bersilaturahmi dan membangun Riau, tentu kita sambut dengan baik,” ujar Taufik Ikram Jamil di Pekanbaru, Kamis (24/9/2026).

Taufik mengungkapkan bahwa sehari sebelum kunjungan tersebut, LAMR telah menggelar Majelis Zikir untuk mendoakan pemadaman karhutla dan keselamatan para petugas di lapangan. Ia menekankan pentingnya menyelaraskan pendekatan keagamaan dan adat dengan aksi nyata prajurit di lokasi kebakaran.

“Semalam, Rabu malam, LAMR melaksanakan Majelis Zikir. Salah satu doa yang kita panjatkan adalah agar jerebu dan karhutla yang sedang melanda Riau segera berlalu. Kita juga mendoakan para petugas dan pejuang yang saat ini berada di lapangan untuk memadamkan api,” katanya.

“Doa dan ikhtiar harus berjalan bersama. Kita berharap persoalan jerebu dan karhutla ini segera berakhir dan masyarakat Riau dapat kembali beraktivitas dengan baik,” lanjut Taufik.

Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayor Jenderal TNI Agus Hadi Waluyo mengapresiasi dukungan moral dan spiritual dari para tokoh adat Melayu Riau. Ia menegaskan bahwa jajaran TNI bersama instansi terkait terus bekerja keras menanggulangi titik api di berbagai wilayah Riau.

Agus menambahkan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan lembaga adat untuk membangun kesadaran lingkungan. Kunjungan diakhiri dengan pertukaran cenderamata berupa tanda bakti TNI serta buku Tunjuk Ajar Melayu dan Pancung Alas dari LAMR.