BMKG Catat Hotspot Sumatera Masih 1.685 Titik, Sumsel Sumbang 1.204, Riau 3

Teropongtimeindonesia-Pekanbaru – Jumlah titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera masih terdeteksi 1.685 titik, pada Minggu (20/9/2026). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau terpantau tiga hotspot. Ketiganya berada di Kota Dumai, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Indragiri Hulu, masing-masing satu titik.

Dijelaskan kata Forecaster BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, Sumatera Selatan masih menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 1.204 titik. Selanjutnya Bangka Belitung 219 titik, Jambi 175 titik dan Lampung 76 titik.

Hotspot lainnya terpantau di Bengkulu tiga titik, Kepulauan Riau dua titik, serta Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara masing-masing satu titik.

“Di Riau, selain sebaran hotspot yang rendah, potensi hujan juga masih muncul di sejumlah wilayah sepanjang Minggu,” imbaunya.

Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Pelalawan. Memasuki siang hingga sore, hujan berpotensi turun di Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Dumai.

Pada malam hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Dumai. Sementara pada dini hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Siak dan Dumai.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak dan Pekanbaru pada pagi serta malam hingga dini hari.

“Untuk kondisi udara, BMKG memprakirakan udara kabur hingga berawan pada pagi, malam dan dini hari. Sementara siang hingga sore hari diprakirakan kabur hingga cerah berawan,” jelasnya.

Suhu udara diprakirakan berkisar 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 100 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam. Adapun tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan 0,5 hingga 1,25 meter dan berada dalam kategori rendah.