Resmikan Halte Universitas Pancasila, Wagub Rano: Perkuat Akses Transportasi Publik

IndonesiaLineNews-Jakarta — Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/9). Halte tersebut melayani lima rute Transjakarta dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan akses transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan mudah dijangkau masyarakat.

Lima rute yang dilayani yakni 4B Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia dengan 18 unit, 9H Cipedak–Pasar Minggu dengan tujuh unit, D21 Universitas Indonesia–Lebak Bulus dengan 29 unit, JAK.44 Andara–Universitas Pancasila dengan 30 unit, serta JAK.64 Terminal Pasar Minggu–Aselih dengan 24 unit.

“Headway rute 4B, 9H, dan D21 mencapai 10 menit pada jam sibuk, sedangkan JAK.44 dan JAK.64 lebih rapat, yakni 5 menit pada jam sibuk. Peresmian halte ini pun menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik yang inklusif, aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Wagub Rano.

Menurutnya, fasilitas halte juga dirancang untuk mendukung kebutuhan seluruh pengguna, termasuk kelompok yang membutuhkan aksesibilitas. Revitalisasi tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Transjakarta, dan Universitas Pancasila.

“Transjakarta merealisasikan pembangunan fisik halte, sementara Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik,” ungkapnya.

Wagub Rano berharap halte tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama, sekaligus menjadi contoh kolaborasi dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang setara dan aksesibel.

“Pemprov DKI Jakarta bersama Transjakarta akan terus meningkatkan kualitas fasilitas transportasi publik agar semakin memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano juga mengenang Universitas Pancasila sebagai salah satu lokasi syuting serial Si Doel Anak Sekolahan pada 1991. Ia mengingat adegan ketika tokoh Si Doel yang diperankannya menjalani wisuda di kampus tersebut.

“Tentu tempat ini banyak kenangan. Walaupun artinya ini hanya sebuah film, sebuah cerita, tapi di sinilah yang membuat saya terinspirasi untuk melanjutkan kisah-kisah yang lain,” pungkasnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Walikota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo; Rektor Universitas Pancasila, Adnan Hamid; Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza; serta jajaran terkait.