Silaturahmi Malam Wali Kota, Ini Daftar Aspirasi Masyarakat Gunung Sahari Selatan

IndonesiaLineNews-Jakarta-Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin menggelar silaturahmi malam hari dengan tokoh masyarakat di Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, pada Selasa (8/9) malam.

Dalam forum dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi strategis mulai dari pembangunan infrastruktur keselamatan jalan, fasilitas kesehatan, hingga pelestarian budaya.

Kegiatan yang berlangsung di SMK Tamansiswa 1 Jakarta ini menjadi wadah langsung bagi warga dari 10 Rukun Warga (RW) dan 116 Rukun Tetangga (RT) untuk bersua dengan pimpinan wilayah. 

Menyambut kehadiran wali kota, Lurah Gunung Sahari Selatan Muhammad Irfan Yusuf memaparkan profil wilayah seluas 153 hektare. Irfan menyoroti keunikan RW 10 yang hanya terdiri dari tiga RT karena dominasi lahan oleh instansi strategis nasional seperti kementerian, baznas, dan BMKG.

Dalam laporannya, Irfan menyampaikan capaian program bedah rumah di tiga titik (RW 08 dan RW 04) dengan bantuan BAZNAS, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau 800 warga. Terkait lingkungan, kelurahan telah mendirikan 376 bank komposting dan melibatkan 1.599 kepala keluarga dalam pemilahan sampah, serta gencar membuat lubang biopori, khususnya di RW 09.

Merespons paparan tersebut, suasana forum menjadi sangat antusias saat sesi dialog terbuka. Masyarakat Kelurahan Gunung Sahari Selatan menyampaikan beragam usulan konkret untuk meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan warga. Berikut adalah poin-poin aspirasi utama yang disampaikan:

Infrastruktur Keselamatan Jalan: Warga meminta pemasangan speed bump (polisi tidur) dan cermin cembung di setiap tikungan rawan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan padat penduduk.

Fasilitas Kesehatan dan Lingkungan: Terdapat permintaan percepatan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk mendekatkan layanan kesehatan dasar, serta penambahan pembuatan lubang biopori di area yang belum terjangkau.

Ruang Publik dan Budaya: Warga mengusulkan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai wadah interaksi sosial, serta permintaan khusus untuk penyediaan sanggar tari guna melestarikan kesenian di wilayah Jakarta Pusat.

Mitigasi Bencana: Mengingat tingginya risiko kebakaran di musim kemarau, warga meminta agar sosialisasi pencegahan kebakaran dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, tidak hanya saat terjadi insiden.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin menekankan bahwa di era digital, pengaduan dan pemantauan progres dapat dilakukan melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini). Namun, ia juga membuka akses personal dengan membagikan nomor telepon selulernya kepada para warga.

“Saya siap menerima masukan dari Bapak dan Ibu. Jika ada hal yang mendesak atau ingin dipantau progresnya, silakan hubungi saya via WhatsApp. Untuk usulan seperti sanggar tari atau RPTRA, kami akan koordinasikan dengan Suku Dinas terkait untuk kajian kelayakan dan anggarannya,” ujar Arifin.

Selain merespons aspirasi, Arifin juga memberikan imbauan serius terkait kondisi eksternal. Ia mengingatkan warga tentang dampak abu vulkanik Anak Krakatau yang mencapai Jakarta, sehingga penggunaan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan sangat disarankan.

Selain itu, fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga November 2026 menuntut kewaspadaan terhadap krisis air bersih dan risiko kebakaran.

“Jangan berpikir aman hanya karena berlangganan PAM. Sungai-sungai di hulu mulai kering. Kita harus membatasi penggunaan air. Dan ingat, lebih dari 70 persen kebakaran disebabkan masalah kelistrikan. Mari kita antisipasi bersama,” tegas Arifin.

Arifin menutup sambutannya dengan mengajak warga untuk bangga menjadi bagian dari Jakarta, yang memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia. Ia mendorong warga untuk terus menjaga kebersihan melalui pemilahan sampah sebagaimana yang telah dimulai oleh Kelurahan Gunung Sahari Selatan, sebagai wujud nyata tagline “Jaga Jakarta”.

“Jakarta adalah rumah kita bersama. Mari jaga kebersihan, pilah sampah, dan manfaatkan fasilitas yang ada. Saya berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang telah disampaikan malam ini,” pungkasnya.