IndonesiaLineNews-Jakarta-Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi bakat para pelajar yang ditunjukkan dalam ajang Lomba Literasi Hanjaba dan Lomba Menulis Tingkat Provinsi Tahun 2026. Menurutnya, ajang kompetisi ini penting diselenggarakan untuk mendorong keberanian anak-anak tampil di depan publik.
Hal ini disampaikan Pramono usai menyerahkan apresiasi atau penghargaan kepada para pemenang Lomba Literasi Hanjaba dan Lomba Menulis Tingkat Provinsi Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9).
“Saya melihat acara yang seperti ini sangat baik untuk merangsang, merespons, mendorong anak-anak kita untuk bisa dan berani tampil,” ujar Pramono.
Hanjaba 2026 digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta dan diikuti 1.640 peserta terdiri dari peserta didik tingkat SD, SMP, dan SMA di Jakarta.
Melalui ajang ini, Pramono meyakini tak sedikit sumber daya manusia Jakarta yang berkualitas untuk mewujudkan Jakarta yang tangguh dan penuh warna.
“Itulah yang membuat saya dan meyakini bahwa Jakarta itu kaya betul dengan sumber daya manusia atau sumber daya anak,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam menyediakan akses ruang belajar yang seluas-luasnya bagi anak-anak Jakarta. Selain itu, Pemprov DKI juga terus menyalurkan bantuan pendidikan berupa KJP, KJMU, pemutihan ijazah, hingga menyiapkan beasiswa LPDP untuk tahun depan.
“Jadi ini untuk mengirimkan anak-anak dari keluarga-keluarga yang belum beruntung, mempunyai kesempatan anak-anaknya untuk sekolah di luar negeri, di universitas-universitas terbaik yang ada di dunia,” jelasnya.
Berbagai program pendidikan yang disediakan ini diharapkan dapat memutus garis ketidakberuntungan masyarakat Jakarta. Di akhir sambutannya, ia pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jakarta.
“Saya meyakini bahwa Jakarta akan baik, maju, termasuk menjadi kota global yang membanggakan kalau Bapak, Ibu sekalian, anak-anak sekalian, mempunyai peran serta untuk itu,” lanjut Pramono.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono menuturkan, penyelenggaraan lomba menulis dan lomba literasi Hari Anak Jakarta Membaca tahun 2026.
Ajang ini merupakan momentum menumbuhkan budaya membaca sekaligus memberikan ruang kepada anak-anak untuk berpikir, berimajinasi, dan berkarya. Pada tahun ini, Hanjaba mengusung tema “Jakarta dalam Ingatan dan Harapan” dalam menyambut 5 abad Jakarta.
“Tema ini mengajak anak-anak melihat Jakarta melalui pengalaman yang mereka miliki sekaligus menawarkan harapan tentang kota Jakarta yang mereka impikan di masa depan,” kata dia.
Tercatat sebanyak 1.640 peserta mendaftarkan diri di ajang Hanjaba tahun ini. Dari 1.640 pendaftar, terpilih 488 peserta terbaik yang mengikuti kompetisi pada tanggal 20, 21, dan 24 Agustus 2026.
Selain lomba Hanjaba, pada tahun ini terdapat tujuh cabang lomba, mulai dari menggambar, membaca puisi, bertutur, membuat komik strip, pantun, pidato bahasa Inggris, hingga fotografi.
Nasruddin berharap rangkaian acara ini menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Jakarta untuk membaca, berpikir, berkarya, dan berani membayangkan masa depan kotanya.






