Pemprov DKI akan Bongkar Salah Satu JPO di Rasuna Said

IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membongkar salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan,

Keputusan ini diambil setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan pengecekan pada JPO di kawasan tersebut, Minggu (9/8

“Setelah saya melihat dan mengecek, sebenarnya posisi kedua JPO sama yaitu menyeberangkan dan dipergunakan sebagai fasilitas LRT dan sebagainya,” ujar Pramono. 

Hanya, saja, lanjut Pramono, salah satu JPO yang dibangun Pemprov DKI Jakarta lebih lama sekitar akhir 1980 atau awal 1990. Sementara JPO LRT dan KAI lebih baru.

Pramono mengungkapkan, telah berdiskusi dengan jajarannya dan memutuskan salah satu JPO yang dibangun Pemprov DKI Jakarta akan dibongkar karena tidak ramah terhadap disabilitas. 

“Kedua JPO memiliki perbedaan tinggi sehingga warga penyandang disabilitas tidak bisa memanfaatkan. Sehingga kami memutuskan membongkar JPO lama,” paparnya.

Ia menjelaskan JPO Rasuna Said nantinya hanya ada satu yang akan diperbaiki secara menyeluruh, termasuk fasilitas lift dan sebagainya sehingga tidak ada lagi istilah love and hate. 

“Segera akan dilakukan Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Konsentrasi kami, fasilitas jembatan penyeberangan Rasuna Said ramah bagi penyandang disabilitas,” jelasnya. 

Sementara Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo menuturkan, pembongkaran JPO milik pemprov akan dicatat dahulu di Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) untuk melelang pekerjaan pembongkaran. 

“Insya Allah sekitar dua hingga pekan atau maksimal Oktober mendatang, proses pembongkaran JPO rampung,” tandasnya.