IndonesiaLineNews-Jakarta-Wali Kota Jakarta Pusat Arifin bersama istri Yeni Witri, Selasa (28/4), bertakziah ke rumah Nurhayati, kader Jumantik dan PKK Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, yang menjadi salah satu korban tabrakan kereta aoi di Bekasi.
Arifin mengatakan, dirinya menyampaikan belasungkawa karena selama hidupnya Nurhayati tulus mengabdikan diri untuk masyarakat, khususnya warga di Kelurahan Utan Panjang.
“Sosok Nurhayati dikenal sebagai kader Jumantik dan aktif di Posyandu serta PKK RW. Kepedulian dan keikhlasan almarhumah menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Arifin.
“Semoga almarhumah husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan,” sambung Arifin.
Sementara, Andi salah satu menantu almarhumah Nurhayati, menuturkan bahwa ibu mertuanya bersama adik ipar serta cucunya, berangkat menggunakan commuterline untuk menjenguk anaknay yang tinggal di Cikarang.
Saat kejadian, jelas Andi, ipar dan cucu almarhumah berhasil menyelamatkan diri melalui jendela. Sementara, almarhumah terakhir dievakuasi petugas dari dalam gerbong.
“Kemungkinan ada guncangan, shock, karena kondisi pada berhamburan pada saat itu keluar dari kereta pingsan dan meninggal,” tandasnya.






