Suasana Malam Tarwih ke Sebelas Di Masjid Nurul Fatah Bontocinde Desa Panakkukang Kec Pallangga Kab Gowa

IndonesiaLineNews-Gowa-Bontocinde,rabu 20 maret 2024
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

“Wahai orang orang yang beriman di wajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”
QS Al Baqarah(Sapi Betina) 2 : 183
“Barang siapa berpuasa di bulan ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah,maka akan di ampuni dosa dosanya yang telah lalu.”

HR BUKHARI MUSLIM…

Rangkaian acara tarwih di mulai dengan shalat Isya secara berjamaah, setelah shalat Isya, rangkaian pelaksanaan tarwih bersama di mulai, pembukaan oleh protokol (Remaja Masjid)di lanjutkan dengan pembacaan Ayat suci Al-Quran oleh adinda Noval Mustari,
semoga yang membaca dan mendengarkan mendapatkan pahala di sisi Allah SWT,Aamiin Allahumma Aamiin…

Selanjutnya ceramah ramadhan yang di bawakan oleh Ustadz Zul Qadri daeng Pawali,,, adapun tema yang di angkat adalah, “Bulan puasa bulan penuh ampunan. “…selanjutnya ustadz banyak menekankan pentingnya mensucikan diri menyambut bulan suci untuk beribadah kepada Allah yang maha suci.

Salam dan taslim senantiasa tercurah keharibaan junjungan kita semua Nabi Muhammad SAW beserta keluarga besar, sahabat sahabatnya lebih khusus lagi kepada ummat pengikutnya sampai akhir zaman,,,… seandainya bukan karena jasa dan perjuangan Nabi
Muhammad SAW, maka kita tidak mungkin bisa merasakan hadirnya cahaya iman, islam dan taqwa di dalam hati sanubari kita semua, Sallu Alannabi Waalaihi Wasahbihi Wasallam…

Selanjutnya ustadz banyak membahas tentang pentingnya mempersiapkan fisik jasmani dan lebih lagi rohani kita agar tamu agung bulan suci ramadhan bisa bergembira dan bersama selama bulan suci ramadhan ini, dan ujung dari rangkaian ibadah kita selama sebulan kita bisa mendapatkan segala fasilitas yang tersedia seperti rahmat kasih sayang, ampunan dan menggugurkan semua dosa dosa kita, sehingga kita kembali fitrah…

Tidak lupa juga di tekankan perlunya mendapatkan “Pammopporo”,dari kedua orang tua khususnya Ibu kalau mereka masih hidup, dan mereka berdua telah berpulang ke rahmatullah maka doakan dan ziarahi kuburnya,,, hal ini sesuai petunjuk agama “Ridhollah Wa Ridhol Walidaiin, Suttillah Wa Suttil Walidain”,
Ridha Allah tergantung ridha kedua orang tua, murka Allah tergantung murka kedua orang tua

Di akhir ceramahnya ustadz kembali menyampaikan dan menekankan perlunya sedapat mungkin memanfaat
kan kesempatan memperoleh pahala yang berlipat ganda yang di janjikan oleh Allah SWT, bagi orang orang yang ikhlas beribadah kepada-Nya,,, tak lupa pula mengucapkan terima kasih atas segala perhatian jamaah dan mohon maaf atas kesalahan,,,Al Haqqu Min Rabbikum…

Demikian laporan langsung dari awak media dari masjid Al Fatah Bontocinde Desa Panakkukang Kec Pallangga Kab Gowa
Wassalamu Alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh
@Ahmadtenreng