Kasudin SDA Jakarta Timur, Wawan Kurniawan mengungkapkan, tebing sepanjang tujuh meter dengan tinggi 2,5 meter yang longsor saat terjadi hujan deras, Kamis (11/1) lalu, sebenarnya sudah ditangani sementara dengan dipasang cerucuk kayu dolken.
“Penanganan lanjutan akan dikerjakan Satgas Kecamatan Ciracas,” kata Wawan, Senin (15/1).
Koordinator Satgas SDA Kecamatan Ciracas, Deby menjelaskan, pihaknya akan melakukan perbaikan secara permanen menggunakan material batu kali pada spot-spot yang longsor.
“Rencananya mulai ditangani secara permanen menggunakan batu kali pada pekan depan,” ungkap Deby.
Disebutkan Deby, saat ini pihaknya sedang memetakan personel agar penanganan masalsh di lokasi lain juga dapat tertangani.
Sementara, Ketua RW 06 Ciracas Ali Efendi berharap, penanganan secara permanen cepat dilakukan demi keamanan warga. Selain itu, dia juga meminta agar jembatan penghubung di atas saluran yang ambruk juga segera diperbaiki.
“Berharap cepat ditangani secara permanen. Kemudian jembatan juga dibangun kembali karena ini akses warga keluar masuk menuju Jalan Penganten Ali, termasuk anak-anak sekolah,” ungkap Ali.






