Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, awal peristiwa diketahui saat warga melihat kobaran api dari lantai dua rumah berukuran 10×10 meter persegi tersebut. Warga sekitar berupaya memadamkan kobaran api, namun minimnya sumber air membuat usaha mereka gagal.
“Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik. Api berawal muncul dari loteng yang beralaskan kayu atau triplek,” ujar Gatot.
Untuk memadamkan kobaran api tersebut, jelas Gatot, pihaknya mengerahkan 17 unit mobil pemadam dengan kekuatan 85 personel ke lokasi.
“Dalam waktu sekitar 45 menit api berhasil dipadamkan petugas,” kata Gatot.
Disebutkan, kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Namun, satu KK yang terdiri dari enam jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya akibat kejadian ini.






