{"id":9910,"date":"2023-10-27T03:33:46","date_gmt":"2023-10-27T03:33:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9910"},"modified":"2023-10-27T03:33:46","modified_gmt":"2023-10-27T03:33:46","slug":"perolehan-pbb-p2-di-jaktim-capai-825-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9910","title":{"rendered":"Perolehan PBB-P2 di Jaktim Capai 82,5 Persen"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Perolehan pajak bumi bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB P2) di wilayah Jakarta Timur, saat ini sudah mencapai Rp 975 miliar lebih atau sekitar \u00a082,5 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,18 triliun.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Suku Badan Pendapatan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Jakarta Timur, Wahyu Dianari mengatakan, upaya pencapaian target lebih maksimal akan terus dilakukan. Salah satunya dengan menyurati para wajib pajak yang belum melunasi kewajibannya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kita optimis sampai Desember nanti bisa mencapai 100 persen,&#8221; ujar Riri, sapaan akrabnya, Jumat (27\/10).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Riri, perolehan PBB-P2 tertinggi dicapai Kecamatan Kramat Jati sebesar Rp 157 miliar lebih, disusul Pulogadung Rp 133 miliar lebih dan Kecamatan Makasar sebesar\u00a0Rp 112 miliar lebih.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian Kecamatan \u00a0Jatinegara mencapai Rp 90 miliar lebih, Duren Sawit Rp 80 miliar lebih, lalu Kecamatan \u00a0Ciracas mencapai Rp 69 miliar lebih, Cipayung Rp 62 miliar lebih.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selanjutnya Kecamatan Pasar capaiannya saat ini sebesar \u00a0Rebo Rp 43 miliar lebih, \u00a0Matraman Rp 32 miliar lebih \u00a0dan Kecamatan Cakung sebesar Rp 339 juta lebih.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah menilai, belum tercapainya perolehan pajak PBB-P2 secara lebih maksimal, disebabkan banyak hal. Seperti adanya penambahan jumlah target dan beberapa faktor lainnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Karena itu, lanjut Iin, pihaknya meminta pada jajaran kelurahan dan kecamatan untuk bantu\u00a0<i>follow up<\/i>\u00a0kepada para wajib pajak di wilayahnya yang masih menunggak.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Lakukan pendekatan dan kordinasi kepada wajib pajak tersebut. Ingatkan mereka untuk bisa membayar kembali PBB-P2 pada tahun ini,&#8221; kata Iin.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Iin mengungkapkan, setiap pekan pihaknya akan lakukan monitoring dan evaluasi untuk memantau peningkatan raihan pajak.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Diharapkan setiap pekan ada peningkatan yang signifikan,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Perolehan pajak bumi bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB P2) di wilayah Jakarta Timur, saat ini sudah mencapai Rp 975 miliar lebih atau sekitar \u00a082,5 persen<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9911,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,45,41,53,48],"tags":[],"class_list":["post-9910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-jakarta","category-nasional","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":161,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9910"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9912,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9910\/revisions\/9912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}