{"id":9587,"date":"2023-10-03T11:43:10","date_gmt":"2023-10-03T11:43:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9587"},"modified":"2023-10-03T11:43:10","modified_gmt":"2023-10-03T11:43:10","slug":"camat-cipayung-usul-bangun-embung-di-jl-mandor-hasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9587","title":{"rendered":"Camat Cipayung Usul Bangun Embung di Jl Mandor Hasan"},"content":{"rendered":"<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi di wilayah RW 06, Kelurahan Cipayung dan RW 01, Kelurahan Bambu Apus, Camat Cipayung Panangaran Ritonga mengusulkan agar dibangun embung di Jalan Mandor Hasan.<\/span><\/div>\n<div>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Usulan ini disampaikan Ritonga, usai meninjau lahan lahan seluas 14.000 meter persegi yang ada di lokasi tersebut, bersama unit teknis terkait, Selasa (3\/10).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Ritonga, lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI yang berupa rawa-rawa ini bisa dijadikan area penghijauan dan embung untuk menampung air dari saluran pemukiman warga.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kita akan usulkan bangun embung di lahan milik Dinas Tamhut DKI ini Tentunya ini sebagai solusi mengatasi genangan saat musim hujan yang terjadi di wilayah sekitar,&#8221; \u00a0ujar Ritonga.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Diungkapkan Ritonga, selama ini di lokasi tersebut menjadi titik temu empat saluran air yang melintas dari pemukiman warga. Seperti saluran penghubung \u00a0Kalijati, saluran air Jalan Masjid, saluran air SMA Negeri 64 dan dari Kavling Thomas atau TPU Cipayung.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Karena menjadi muara, maka rawa-rawa tersebut tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Sehingga melimpah ke pemukiman warga dan jalan. Biasanya genangan terjadi sekitar \u00a050 sentimeter.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Genangan juga kerap terjadi di area TMB Mandor Hasan yang berada di seberang jalan, karena saluran air tidak menampung debit air yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Diharapkan jika lahan tersebut dibangun embung maka tidak ada lagi genangan di pemukiman warga, jalan atau di area TMB Mandor Hasan tersebut,&#8221; pungkas Ritonga.<\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi di wilayah RW 06, Kelurahan Cipayung dan RW 01, Kelurahan Bambu Apus, Camat Cipayung Panangaran Ritonga mengusulkan agar dibangun<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9588,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[50,53,48,52,44],"tags":[],"class_list":["post-9587","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingungan","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-sorotan","category-sosial"],"views":136,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9587"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9587\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9589,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9587\/revisions\/9589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}