{"id":9360,"date":"2023-09-16T05:10:02","date_gmt":"2023-09-16T05:10:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9360"},"modified":"2023-09-16T05:10:02","modified_gmt":"2023-09-16T05:10:02","slug":"rumah-terbakar-di-kampar-1-korban-meninggal-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9360","title":{"rendered":"Rumah Terbakar di Kampar, 1 Korban Meninggal Dunia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Pekanbaru &#8211; Rifka (19) ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan rumah saudaranya yang terbakar di Desa Sungai Agung Kabupaten Kampar, Riau. Gadis tersebut tertimpa runtuhan batu bata di rumah itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Saat kejadian, korban sedang menginap di rumah saudaranya Ermawati (63). Di rumah itu juga ada saudaranya yang lain yakni Naspril (23) dan Ani Soraya (19).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kapolres Kampar AKBP Ronald mengatakan api pertama kali terlihat di atas bangunan belakang rumah yang terbuat dari kayu. Saat itu, Ani Soraya yang terbangun pada pukul 03.30 Wib melihat sumber api.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kemudian Ani Soraya membangunkan Naspril. Lalu Naspril mengecek ke belakang rumahnya,&#8221; ujar Ronald, Sabtu (16\/9).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selanjutnya, Naspril melihat korban tidak ada di tempat tidurnya dan berusaha mencari ke belakang rumahnya, namun tidak juga menemukan korban.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Api di rumah Ermawati semakin membesar sehingga seluruh saksi keluar dari rumah untuk meminta pertolongan warga. Selanjutnya warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Api berhasil dipadamkan pada pukul 06.30 Wib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Setelah api dapat dipadamkan Naspril bersama warga berusaha mencari korban dan berhasil menemukannya tertimpa batu bata. Lalu warga mengangkat timbunan batu bata tersebut dari jasad korban,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Anggota Personel Polsek Tapung yang baru menerima laporan pun langsung datang ke lokasi kejadian. Saat polisi datang, api sudah padam dan rumah hangus terbakar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kemudian anggota kita mengevakuasi korban bersama dengan bidan desa ke Puskesmas Suka Ramai untuk dilakukan visum dengan menggunakan mobil ambulans,&#8221; jelas Ronald.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kasatreskrim Polres Kampar AKP Aris Gunadi mengunjungi Puskesmas Suka Ramai untuk melihat kondisi korban. Polisi pun memulai rangkaian penyelidikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Setelah dicek polisi, jenazah korban lalu dibawa ke kampung halamannya di Desa Aliantan Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu untuk disholatkan dan dikebumikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Untuk asal api diperkirakan dari arus listrik rumah Ermawati,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan membuat surat penolakan autopsi jenazah korban.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru &#8211; Rifka (19) ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan rumah saudaranya yang terbakar di Desa Sungai Agung Kabupaten Kampar, Riau. Gadis tersebut tertimpa runtuhan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9361,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[73,41,57,51],"tags":[],"class_list":["post-9360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-komunikasi","category-nasional","category-pekanbaru","category-peristiwa"],"views":116,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9360"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9360\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9362,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9360\/revisions\/9362"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}