{"id":9308,"date":"2023-09-13T11:06:45","date_gmt":"2023-09-13T11:06:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9308"},"modified":"2023-09-13T11:06:45","modified_gmt":"2023-09-13T11:06:45","slug":"ombudsman-nilai-pelayanan-sudin-pendidikan-wilayah-ii-jakpus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9308","title":{"rendered":"Ombudsman Nilai Pelayanan Sudin Pendidikan Wilayah II Jakpus"},"content":{"rendered":"<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Tim Penilai Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI melakukan penilaian terhadap pelayanan publik di Kantor Suku Dinas Pendidikan Wilayah II di Gedung C, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.<\/span><\/div>\n<div>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Asisten Pemerintahan \u00a0Jakarta Pusat, Denny Ramdany mengatakan, hari ini merupakan hari terakhir penilaian terhadap pelayanan publik di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di wilayahnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sebelumnya sudah ke UP PM-PTSP, Sudin Sosial, Sudin Dukcapil, Puskesmas Cempaka Putih dan Puskesmas Johar Baru,&#8221; ujarnya, Rabu (13\/9).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Denny, penilaian ke Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat baru kali pertama dilakukan. Meski demikian, hingga kini belum ada warga yang mengajukan keluhan akan pelayanan di OPD ini.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKebanyakan lebih ke konsultasi. Belum pernah ada komplain yang masuk ke kita,\u201d akunya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menjelaskan, dalam kegiatan ini, tim dari Ombudsman melakukan penilaian dengan mewawancarai penanggung jawab mulai dari kepala suku dinas, staff hingga petugas pelayanan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKedua, mereka observasi kepda responden. Jadi semua berlangsung apa adanya, tidak dibuat-buat,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II, Bambang Eko Prabowo menambahkan, ada sembilan jenis pelayanan yang selama ini ditangani jajarannya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Di antaranya terkait legalisir ijazah, surat keterangan ijazah yang hilang, pergantian nama ijazah, surat pertanggungjawaban KJP dan penerbitan surat perizinan sekolah.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSemua itu sudah terintegrasi di UP PM-PTSP. Kalau semua berkas persyaratan lengkap, hari itu juga bisa dilayani,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Bambang melanjutkan, kepada tim penilai\u00a0Ombudsman, pihaknya juga memaparkan program inovasi yang telah berjalan di Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Harapan ke depan, evaluasi dari Ombudsman bisa memicu kami untuk memperbaiki sarana dan prasarana serta pelayanan,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Tim Penilai Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI melakukan penilaian terhadap pelayanan publik di Kantor Suku Dinas Pendidikan Wilayah II di Gedung C, Kantor Wali<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9309,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,73,41,53,48,38],"tags":[],"class_list":["post-9308","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-komunikasi","category-nasional","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-pendidikan"],"views":285,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9308","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9308"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9308\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9310,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9308\/revisions\/9310"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}