{"id":9238,"date":"2023-09-08T12:35:02","date_gmt":"2023-09-08T12:35:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9238"},"modified":"2023-09-08T12:35:02","modified_gmt":"2023-09-08T12:35:02","slug":"polisi-di-pekanbaru-musnahkan-ganja-35-kg-dan-260-butir-pil-riklona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=9238","title":{"rendered":"Polisi di Pekanbaru Musnahkan Ganja 3,5 Kg dan 260 Butir Pil Riklona"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>Teropongtimeindonesia<\/b>-Pekanbaru &#8211; Sebanyak 3,5 kg daun ganja kering dan 260 butir pil jenis Riklona dimusnahkan di pekarangan Mapolsek Bukit Raya. Tiga orang pelaku turut menyaksikannya, Jumat (8\/9).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pemusnahan ganja kering ini dilakukan dengan cara dibakar di dalam tong, sedangkan raruan pil Riklona diaduk menggunakan blender.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil, barang bukti narkoba ini diamankan dari tiga pelaku masing-masing GH, dan RA.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pemusnahan ini dilakukan agar barang bukti tersebut tidak disalah gunakan,&#8221; kata AKP Syafnil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Disampaikan Syafnil, bahwa barang bukti pil Riklona adalah jenis narkotika golongan IV.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian, untuk penangkapan ketiga pelaku dilakukan di tempat dan lokasi berbeda beberapa waktu lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain agar tidak disalahgunakan, pemusnahan barang bukti juga sebagai upaya penyidik melengkapi berkas untuk disidangkan di pengadilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Terkait tindak lanjut kasusnya, Syafnil mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap pria inisial R, yang disebut sebagai pemasok narkoba kepada para pelaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pria berstatus DPO ini berinisial R merupakan warga Siak Hulu,&#8221; ungkap Syafnil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dari keterangan para pelaku sendiri, mereka mengaku rencananya dua jenis narkoba tersebut akan diedarkan di wilayah Pekanbaru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu ketiga pelaku juga mengakui untuk baru pertama kali terlibat sebagai kurir. &#8220;Mereka ini istilahnya adalah tukang gendong diupah Rp500 ribu. Bukan residivis pemula semua ini,&#8221; imbuh Syafnil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam kasus ini, lanjut Syafnil, para pelaku disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) JO Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009\u00a0 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teropongtimeindonesia-Pekanbaru &#8211; Sebanyak 3,5 kg daun ganja kering dan 260 butir pil jenis Riklona dimusnahkan di pekarangan Mapolsek Bukit Raya. Tiga orang pelaku turut menyaksikannya,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9239,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,47,73,41,57],"tags":[],"class_list":["post-9238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-kepolisisan","category-komunikasi","category-nasional","category-pekanbaru"],"views":384,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9238"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9238\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9240,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9238\/revisions\/9240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}