{"id":899,"date":"2020-12-09T01:56:29","date_gmt":"2020-12-09T01:56:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=899"},"modified":"2020-12-09T01:56:29","modified_gmt":"2020-12-09T01:56:29","slug":"bahaya-penilaian-partisan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=899","title":{"rendered":"Bahaya Penilaian Partisan"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">\n<div class=\"separator\" data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\"><span data-keep-original-tag=\"false\" data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Oleh : Shamsi Ali<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Satu hal yang terkadang yang keliru dan disayangkan bahkan berbahaya dalam menyikapi permasalahan-permasalahan yang berkembang dalam kehidupan, khususnya dalam kehidupan publik, adalah menilai dan menyikapi segalanya dengan mata atau pandangan partisan (memihak).<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Pandangan partisan ini boleh terjadi karena golongan dengan ragam bentuknya, termasuk karena suku, ras dan agama. Tapi juga boleh terjadi karena pandangan politik yang dianut. Bahkan boleh lebih sempit lagi hanya karena sekedar dukungan politik yang berimbas kepada hilangnya keseimbangan (balance) bahkan keadilan (justice) dalam menilai dan menyikapi masalah.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Penilaian dan sikap partisan yang tidak imbang itu seringkali nampak kurang rasional dan bertentangan dengan rasa kemanusiaan (human sense). Membenarkan dan menyalahkan dalam sebuah masalah tidak lagi pada kriteria benar (hak) atau salah (batil).Tapi lebih kepada \u201csiapa\u201d yang harus dibenarkan dan\/atau disalahkan dalam penilaian dan sikap itu.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Sehingga pada akhirnya penilaian dan sikap itu tidak lagi berlandaskan pada kebenaran dan keadilan. Tapi lebih kepada dorongan rasa sentimen (sentimental sense) yang boleh jadi terbangun di atas dorongan kepentingan dan tendensi egoistik kemanusiaan kita.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Di sinilah pentingnya kita saling mengingatkan akan bahaya partisan dalam penilaian dan sikap. Sebab pada akhirnya jika hal ini dibiarkan akan terjadi \u201ccycle of evil\u201d (lingkaran syetan) yang akan berputar. Sebab kecenderungan hawa nafsu manusia akan berputar pada kepentingan-kepentingan yang tiada ujungnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Saya melihat kecenderungan menilai secara sepihak ini lebih rentang terjadi karena dorongan politik. Yaitu tendensi menyikapi dan menilai masalah-masalah yang berkembang dalam masyarakat dengan rasa politik yang sempit. Bukan lagi dengan pertimbangan kebenaran dan keadilan yang universal.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Akibatnya walau masalah itu jelas salah, baik secara hukum maupun dalam pertimbangan kemanusiaan (human sense) jika dilakukan oleh kelompoknya niscaya cenderung dibenarkan dan dibela.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Sebaliknya walaupun itu benar, baik secara hukum maupun rasa kemanusiaan (human sense), jika yang melakukan adalah pihak yang berseberangan secara politik, niscaya akan disalahkan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Sekali lagi, sikap seperti itu jelas marugikan tidak saja pihak yang memang dirugikan. Tapi justeru semua pihak, termasuk pelaku penilaian dan sikap yang partisan itu sendiri. Bahkan sesungguhnya merugikan kepentingan besar. Kepentingan kebenaran dan keadilan yang harusnya bersifat universal.<\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\"><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Tapi yang lebih penting lagi, bagi kita yang mengimani hari akhirat, hari pertanggung jawaban. Hari Kebenaran (Al-Yaumul Haqq) dan keadilan. Semua sikap yang kita ambil akan dihisab berdasarkan kepada kebenaran dan keadilan. Bukan kepada golongan. Apalagi sekedar golongan berdasar dukungan politik.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Dan karenanya mari dalam menyikapi semua masalah hidup memakai ukuran kebenaran dan keadilan. Salah satu cara untuk mengukur kebenaran itu adalah dengan cara \u201cistafti qalbak\u201d (tanya hati nuranimu). Hati nurani itu disinari oleh fitrah yang konsisten dalam kebenaran, kebaikan dan keadilan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Jangan karena pembelaan kepada kelompok menjadikan kita kehilangan\u00a0 \u201csense of justice\u201d (rasa keadilan). Itu nasehat Al-Quran: \u201cjangan karena kebencian kamu kepada sebuah kaum menjadikan kamu tidak adil. Adillah, karena itu dekat kepada ketakwaan\u201d.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Menilai dan menyikapi masalah dengan ketidak adilan akan menjadi beban dalam hidup dunia kita. Manusia yang mengingkari kata hatinya akan terbebani dalam hidup. Mereka akan kehilangan rasa aman, damai dan ketentraman hidup.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Biasanya ketidak tenangan sebagai akibat hilangnya pertimbangan kebenaran dan keadilan dalam menyikapi masalah-masalah itu dapat dilihat pada sikap manusia yang kadang nampak panik dan ketakutan yang berlebihan. Hal itu kemudian terlihat pada cara respon permasalahan yang tidak imbang dan rasional.<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Tapi yang paling penting dari semua itu adalah sadarkah kita akan pertanggung jawaban ukhrawi atas setiap penilaian dan sikap yang kita ambil dalam hidup di Akhirat kelak?<\/div>\n<div><\/div>\n<div data-original-attrs=\"{&quot;style&quot;:&quot;&quot;}\">Percayalah, tidak ada satu apapun yang kita ambil sebagai pilihan dalam hidup ini kecuali akan ada pertanggung jawabannya. Semoga kita sadar!<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Mangkasara\u2019, 8 Desember 2020<\/div>\n<div><\/div>\n<div>* Imam &amp; diaspora Indonesia di kota New York US.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Shamsi Ali Satu hal yang terkadang yang keliru dan disayangkan bahkan berbahaya dalam menyikapi permasalahan-permasalahan yang berkembang dalam kehidupan, khususnya dalam kehidupan publik,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,41],"tags":[],"class_list":["post-899","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","category-nasional"],"views":363,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/899","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=899"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/899\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":901,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/899\/revisions\/901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=899"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=899"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=899"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}