{"id":8725,"date":"2023-07-30T09:31:27","date_gmt":"2023-07-30T09:31:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=8725"},"modified":"2023-07-30T09:31:27","modified_gmt":"2023-07-30T09:31:27","slug":"berikut-3-tagline-gssb-provinsi-riau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=8725","title":{"rendered":"Berikut 3 Tagline GSSB Provinsi Riau"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews<\/b>&#8211; Pekanbaru-Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) Provinsi Riau mempunyai\u00a0 3 tagline yakni menyebarkan dakwah, mempersatu umat, dan mengajak umat meramaikan masjid.<\/p>\n<p>Ketua GSSB Provinsi Riau, ustaz Zulhusni Domo mengatakan bahwa dakwah tidak boleh berhenti dalam keadaan apapun untuk mengajak kepada kebaikan. Artinya menyuruh kepada yang ma&#8217;ruf, dan mencegah dari yang munkar.<\/p>\n<p>&#8220;Itu (Dakwah,\u00a0<em>red)<\/em>\u00a0menjadi tugas kita bersama untuk mengajak kepada kebaikan, termasuk program GSSB Provinsi Riau,&#8221; katanya di Pekanbaru, Ahad (30\/7\/2023) pagi.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan Bahwa GSSB Provinsi Riau dilaksanakan setiap Sabtu dan Ahad, namun dalam minggu ini hanya dilaksanakan 3 kali yakni hari Jumat, Sabtu dan Ahad.<\/p>\n<p>&#8220;Rata-rata kita laksanakan Sabtu dan Ahad, sebelumnya hanya Ahad namun karena padatnya jadwal kita laksanakan 2 hari yakni Sabtu dan Ahad,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Ustaz Zulhusni Domo menyampaikan bahwa dalam GSSB ini semuanya ikut berdakwah, baik secara lisan maupun harta. Baik dari pemerintah maupun para ustaz yang menyampaikan tausiah.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa, dakwah tim GSSB Provinsi Riau dari masjid ke masjid dipastikan tidak dibayar, bahkan ustaz pun tidak dikasi amplop meskipun melaksanakan program dakwahnya di luar kota Pekanbaru.<\/p>\n<p>&#8220;Begitulah pengorbanan kita dan kita tidak dibayar bahkan ustaz yang berceramah pun tidak dikasi amplop,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Kemudian tagline kedua mempersatukan umat, dijelaskan Zulhusni Domo bahwa di dalam masjid lah umat muslim bersatu, meskipun beda pemahaman baik Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Tabliq, Salaf dan sebagainya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalaulah perbedaan yang selalu kita permasalahkan, sampai hari kiamat tidak akan selesai, karena pada zaman nabi sudah ada perbedaan,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya tagline GSSB Provinsi Riau mengajak umat meramaikan masjid, dalam hal ini melaksanakan salat subuh berjamaah.<\/p>\n<p>&#8220;Di waktu subuh inilah kita mengajak umat ini untuk pergi ke masjid melaksanakan salat berjamaah. Alhamdulillah untuk GSSB Provinsi Riau Wakil Gubernur Riau selalu hadir,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>&#8220;Senang hati kita, kalaulah umaro (pemimpin dalam pemerintahan,\u00a0<em>red),<\/em>\u00a0ulama, dan umat bersatu di masjid salat berjamaah, Insyaallah berkah Allah turun dari langit dan memancar dari bumi,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews&#8211; Pekanbaru-Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) Provinsi Riau mempunyai\u00a0 3 tagline yakni menyebarkan dakwah, mempersatu umat, dan mengajak umat meramaikan masjid. Ketua GSSB Provinsi Riau,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8726,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[73,41,53,48,43],"tags":[],"class_list":["post-8725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-komunikasi","category-nasional","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-religi"],"views":405,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8725"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8725\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8727,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8725\/revisions\/8727"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}