{"id":8281,"date":"2023-06-19T09:30:38","date_gmt":"2023-06-19T09:30:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=8281"},"modified":"2023-06-19T09:30:38","modified_gmt":"2023-06-19T09:30:38","slug":"gerak-cepat-satgas-karhutla-padamkan-9-titik-api-di-riau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=8281","title":{"rendered":"Gerak Cepat, Satgas Karhutla Padamkan 9 Titik Api di Riau"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>&#8211;Pekanbaru- Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau kembali memadamkan 9 titik api yang ada di Provinsi Riau<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berdasarkan data dari Badan Penanggupangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau per tanggal 18 Juni 2023, titik api tersebut ditemui di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201c1 titik pemadaman di Kabupaten Rokan Hilir, 3 titik pendinginan dan 1 titik pemadaman di Bengkalis, 1 titik pemadaman di Pekanbaru, dan 6 titik pemdaman di Kampar. Jadi total ada 4 titik pendingianan dan 9 titik pemadaman,\u201d ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Riau, Eko Rahdippa. Senin, (19\/6\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSementara untuk hari ini, pagi tadi kita melakukan pemadaman kembali di Kabupaten Bengkalis dengan menggunakan heli Superpuma N332N,\u201d tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dijelaskannya proses pemadaman tersebut dilaksanakan berdasarkan skala prioritas berdasarkan daerah yang mengalami kebakaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKita melakukan pemadaman ini berdasarkan skala prioritas. Jadi kita lihat dulu daerah yang ada titik api itu, kita utamakan dulu daerah yang tanahnya gambut. Karena itu sangat mudah sekali terbakar,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Eko menuturkan untuk mencegah munculnya titik api baru dan menyebarnya kebakaran, pihaknya terus melakukan pemantauan langsung kelapangan baik melalui darat maupun udara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cUntuk pemantauan udara kita menurunkan dua heli patroli dan satu heli water boombing,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, berdasarkan data per 1 &#8211; 19 Juni 2023 tercatat 762 titik panas atau hotspot yang tersebar di 12 Kabupaten\/Kota yang ada di Provinsi Riau, dengan total 565,26 hektare lahan terbakar yang berhasil dipadamkan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews&#8211;Pekanbaru- Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau kembali memadamkan 9 titik api yang ada di Provinsi Riau Berdasarkan data dari Badan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8282,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[68,73,50,41,57,48,51],"tags":[],"class_list":["post-8281","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-komunikasi","category-lingungan","category-nasional","category-pekanbaru","category-pemerintahan","category-peristiwa"],"views":178,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8281","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8281"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8281\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8283,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8281\/revisions\/8283"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8282"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8281"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8281"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8281"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}