{"id":7985,"date":"2023-05-24T05:00:31","date_gmt":"2023-05-24T05:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7985"},"modified":"2023-05-24T05:00:31","modified_gmt":"2023-05-24T05:00:31","slug":"hasil-panen-pakcoy-di-tpi-pulau-pramuka-diapresiasi-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7985","title":{"rendered":"Hasil Panen Pakcoy di TPI Pulau Pramuka Diapresiasi Warga"},"content":{"rendered":"<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-<\/b>Jakarta-Tempat Pelelangan Ikan (TPI) binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu kembali memanen pakcoy secara hidroponik.<\/span><\/div>\n<div>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Hasil panen pakcoy seberat enam kilogram tersebut diapresiasi warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya, mengatakan, hasil panen pakcoy di lokasi selalu dibagikan secara cuma-cuma untuk menjaga ketahanan pangan warga.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Bulan lalu kita panen sayur kangkung dan dibagikan ke pengurus dan warga. Sekarang kita panen pakcoy. Warga pun sangat senang karena dapat tambahan nutrisi sayuran,&#8221; ujarnya, Rabu (24\/5).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Devi menerangkan, setiap satu pengurus dan warga mendapatkan dua ikat pakcoy. Di lahan seluas 2,5 meter persegi ini ditanami beragam sayuran yang dirawat delapan petugas TPI.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Berbagai jenis bibit kita bagikan. Karena\u00a0<i>urban farming<\/i>\u00a0di sana tidak hanya melalui hidroponik namun ada media tanah juga,&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Neni (54) salah satu pemilik warung di Pulau Pramuka merasa senang karena setiap bulan selalu mendapat sayuran hasil hidroponik. Hasil panen tersebut biasa diolahnya menjadi sayur tumis untuk makan keluarganya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sangat senang, karena sayur pakcoy jarang ada yang jual di pulau. Anak-anak saya sangat suka. Terima kasih kepada pengurus TPI,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Hal senada disampaikan Sahabudin (38),\u00a0warga RW 04 yang berprofesi sebagai nelayan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu dan pengurus TPI yang telah menciptakan\u00a0<i>urban farming<\/i>. Hasil panen sayuran yang ada di TPI dinilai mampu mendukung ketahanan pangan bagi warga.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya berterima kasih sudah dibagikan dua ikat sayur pakcoy. Sayur ini akan saya berikan kepada istri saya,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Tempat Pelelangan Ikan (TPI) binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu kembali memanen pakcoy secara hidroponik. Hasil panen pakcoy seberat enam<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7986,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,45,50,41,53,48],"tags":[],"class_list":["post-7985","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-jakarta","category-lingungan","category-nasional","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":280,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7985","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7985"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7985\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7987,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7985\/revisions\/7987"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7986"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7985"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7985"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7985"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}