{"id":7953,"date":"2023-05-22T12:14:36","date_gmt":"2023-05-22T12:14:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7953"},"modified":"2023-05-22T12:14:36","modified_gmt":"2023-05-22T12:14:36","slug":"satgas-pangan-polri-cegah-harga-telur-ayam-naik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7953","title":{"rendered":"Satgas Pangan Polri Cegah Harga Telur Ayam Naik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta,- Satgas Pangan Polri melakukan pengecekan ke pasar untuk melalukan pencegahan agar harga telur di pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Diketahui, harga telur ayam belakangan ini meningkat di Jabodetabek, bahkan di wilayah Indonesia timur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDalam rangka mencegah terus meningkatnya harga telur ayam ras ini, Satgas Pangan Polri berupaya untuk mencari solusi permasalahan ini,\u201d kata Kasatgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Senin (22\/5\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cTurun langsung ke para distributor dan sentra pasar untuk mengecek stabilitas harga dalam rangka menjaga kestabilan bahan pakan ternak, terutama jagung dan bahan pakan yang berasal dari impor,\u201d lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Whisnu mengatakan kenaikan harga telur diakibatkan harga pakan ayam yang tinggi, yakni mencapai Rp 8.500-8.700 per kilogram. Hal ini menyebabkan tidak seluruh peternak ayam petelur dapat membeli pakan ternak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSedangkan faktor lain yaitu mahalnya biaya transportasi\/angkutan, karena beberapa daerah belum bisa mencukupi kebutuhan telur ayam ras di daerahnya sehingga masih supply membutuhkan dari daerah lain,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Satgas Pangan Polri juga berkoordinasi dengan Pemda dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran distribusi transportasi\/sarana angkut terhadap bahan pakan ternak ke peternak dan peternak ayam petelur ke konsumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Whisnu, seluruh satgas pangan daerah melakukan pengecekan ke pabrik\/produsen pakan ternak khususnya ternak ayam untuk mengidentifikasi kendala dan ketersediaan bahan baku pakan serta menyelesaikan permasalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Satgas pangan pusat dan satgas pangan daerah telah berkomunikasi dengan para peternak ayam petelur di daerah-daerah untuk mengetahui ketersediaan dan harga pakan ternak di tingkat peternak, serta penyebab lain yang pengaruhi produksi telur ayam ras.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSatgas pangan pusat dan satgas pangan daerah telah berkoordinasi dengan pelaku usaha jasa angkutan, untuk memastikan jalur distribusi dan biaya-biaya operasional lain yang sekiranya dapat membantu menurunkan harga telur di tingkat konsumen,\u201d ungkap Whisnu.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta,- Satgas Pangan Polri melakukan pengecekan ke pasar untuk melalukan pencegahan agar harga telur di pasar. Diketahui, harga telur ayam belakangan ini meningkat di Jabodetabek,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7954,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,34,45,47,73,41,48],"tags":[],"class_list":["post-7953","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-hukum","category-jakarta","category-kepolisisan","category-komunikasi","category-nasional","category-pemerintahan"],"views":164,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7953","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7953"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7953\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7955,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7953\/revisions\/7955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}