{"id":7945,"date":"2023-05-21T03:48:30","date_gmt":"2023-05-21T03:48:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7945"},"modified":"2023-05-21T03:48:30","modified_gmt":"2023-05-21T03:48:30","slug":"sambil-nostalgia-pengunjung-lebaran-betawi-dihibur-layar-tancap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7945","title":{"rendered":"Sambil Nostalgia, Pengunjung Lebaran Betawi Dihibur Layar Tancap"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-<\/b>Jakarta-Perhelatan Lebaran Betawi tahun 2023 yang dipusatkan di kawasan Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (20\/5), berhasil menghibur para pengunjung yang datang. Sejak siang hingga malam hari suguhan atraksi hiburan dan kesenian yang ditampilkan membuat warga terkesan. Bahkan, tak sedikit pengunjung yang ikut merasakan nostalgia menikmati suguhan yang ditampilkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Seperti dirasakan Sukwandi (56), yang datang bersama keluarganya. Warga yang tinggal di Cijantung, Jakarta Timur ini mengaku sangat terhibur saat mengetahui di lokasi acara terdapat pertunjukan Layar Tancap.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cBegitu ada layar tancap saya dan keluarga langsung\u00a0<i>nimbrung<\/i>\u00a0ikut menonton hitung-hitung bernostalgia mengingat masa muda,\u201d ujar Sukwandi dengan logat khas Betawinya, kepada\u00a0<i>beritajakarta.id<\/i>, Sabtu (20\/5) malam.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sukwandi bersama ratusan pengunjung lainnya mulai dari anak-anak hingga orang dewasa rela duduk\u00a0<i>ngedeprok<\/i>\u00a0tanpa alas menikmati film-film yang diputar sejak pukul 19.30 WIB.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lain halnya dengan Ririn (15), pengunjung asal Depok, Jawa Barat yang mengaku sebelumnya tidak pernah menonton film Layar Tancap. Namun, begitu menyaksikan film Layar Tancap yang diputar pada acara Lebaran Betawi ini, ia mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSaya baru kali ini menonton Layar Tancap. Ternyata seru juga nonton film di ruangan terbuka dan bisa teriak-teriak bersama penonton lainnya. Jadinya seru ya,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Amir Mahmud, operator Layar Tancap menuturkan, pemutaran film dimulai pukul 19.30 dan berakhir pada pukul 22.00 WIB. Adapun judul film yang diputar malam ini yaitu, &#8220;Si Buta Lawan Jaka Sembung&#8221;, &#8220;Si Gobang&#8221;, &#8220;Melacak Tapak Harimau&#8221;, dan &#8220;Bang Somad&#8221;.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Amir yang juga karyawan PT Adi Film dan berdomisili di Pancoran Mas Depok mengapresiasi penyelenggara Lebaran Betawi yang telah mengenalkan Layar Tancap kepada para pengunjung.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDi Jakarta sendiri memang sudah susah ditemui pertunjukan Layar Tancap. Tapi kalau di daerah perbatasan dengan Jakarta, seperti Depok, Pamulang, Sawangan, dan Parung, kami masih sering mendapatkan order untuk pertunjukan Layar Tancap,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Perhelatan Lebaran Betawi tahun 2023 yang dipusatkan di kawasan Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (20\/5), berhasil menghibur para pengunjung yang datang. Sejak siang hingga<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7946,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,41,53,48,38],"tags":[],"class_list":["post-7945","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-nasional","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-pendidikan"],"views":148,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7945"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7945\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7947,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7945\/revisions\/7947"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}