{"id":7806,"date":"2023-05-09T11:59:53","date_gmt":"2023-05-09T11:59:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7806"},"modified":"2023-05-09T11:59:53","modified_gmt":"2023-05-09T11:59:53","slug":"polri-ungkap-kasus-penipuan-di-filipina-ditemukan-155-wni-jadi-korban-tppo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7806","title":{"rendered":"Polri Ungkap Kasus Penipuan di Filipina, Ditemukan 155 WNI Jadi Korban TPPO"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta,- Kadiv Hubinter Irjen Krishna Murti, mengatakan pihaknya telah mengungkap kasus penipuan atau scamming terbesar yang terjadi di Filipina. Pengungkapan itu dilakukan dengan kerja sama Kepolisian Filipina.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Krishna, ada 155 warga negara Indonesia (WNI) turut menjadi korban tindak pidana perdagangan orang atau trafficking in person terkait kasus penipuan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cAtpol (Atase Polri) Manila mendampingi PNP (Kepolisian Nasional Filipina) telah melaksanakan rescue terhadap 1.000 lebih warga negara asing di Filipina, termasuk 155 WNI korban trafficking in person,\u201d ujar Krishna dalam keterangannya, Senin (8\/5\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Krishna menuturkan, penyelamatan atau rescue para korban itu dilaksanakan pada Kamis (5\/5\/2023) pukul 15.00 waktu setempat di Clark Sun Valley Hub Corporation, Jose Abad Santos Avenue, Clark Freeport, Mabalacat, Pampanga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam pengungkapan itu, kata Krishna, melibatkan 200 personel Kepolisian Nasional Filipina.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cAtase Polri KBP Retno bekerja sama dengan Kepolisian Philipina membongkar jaringan scamming internasional di sana,\u201d tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Krishna menjelaskan, Kepolisian di Filipina menemukan sekitar 1.000 pelaku dan pekerja yang melakukan kejahatan scamming.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPelaku dari WN China, Filipina dan beberapa negara lain termasuk Indonesia. Ini kasus terbesar diungkap di Filipina,\u201d ucapnya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Polri saat ini tengah berkoordinasi terkait proses pengungkapan dengan kepolisian Filipina. Polri juga melakukan koordinasi terhadap para pelaku scamming asal Indonesia yang merupakan korban trafficking.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKami juga sedang mengkomunikasikan dengan Bareskrim Direktorat Pidana Umum untuk mengirimkan tim penyidik ke Manila dalam waktu dekat,\u201d pungkas Krishna.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta,- Kadiv Hubinter Irjen Krishna Murti, mengatakan pihaknya telah mengungkap kasus penipuan atau scamming terbesar yang terjadi di Filipina. Pengungkapan itu dilakukan dengan kerja sama<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7807,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,39,45,47,73,41,52],"tags":[],"class_list":["post-7806","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-internasional","category-jakarta","category-kepolisisan","category-komunikasi","category-nasional","category-sorotan"],"views":154,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7806","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7806"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7806\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7808,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7806\/revisions\/7808"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7806"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7806"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7806"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}