{"id":7701,"date":"2023-04-22T09:35:09","date_gmt":"2023-04-22T09:35:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7701"},"modified":"2023-04-22T09:35:09","modified_gmt":"2023-04-22T09:35:09","slug":"wakil-ketua-fraksi-otsus-dpr-papua-barat-turun-reses-serap-aspirasi-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7701","title":{"rendered":"Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat Turun Reses Serap Aspirasi Rakyat"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Papua- Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat, Dominggus Urbon turun melakukan reses untuk menjumpai dan mendengarkan secara langsung aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat di daerah Teluk Bintuni.<\/p>\n<p>Dominggus Urbon yang akrab disapa Kaka Dom menyanpaikan bahwa ditahun 2023, dirinya melaksanakan reses sebanyak dua kali.<\/p>\n<p>Reses pertama , Urbon melakukan pertemuan yang dikemas dalam acara buka pussa bersama dengan masyarakat dari suku besar Kuri-Wamesa, dengan mengumpulkan tetua adat, yang juga dihadiri oleh ketua LMA Papua Barat untuk membahas pelaksanaan Musyawarah Besar Suku Besar Kuri Wamesa yang akan dihelat di Teluk Bintuni.<\/p>\n<p>Melalui acara buka puasa bersama yang dilaksanakan sekaligus mengundang saudara-saudara muslim untuk berdiskusi dan mendengar masukkan-masukan.<\/p>\n<p>Dari hasil diskusi tersebut, Urbon banyak menerima masukan terkait dengan masalah stunting yang saat ini menjadi pusat perhatian pemerintah pusat.<\/p>\n<p>Selain itu pada kunjungan reses kedua Urbon menemui langsung masyrakat dan mendapat masukan-masukan mengenai kekurangan dan kebutuhan masyarakat di distrik Kuri dan distrik Wamesa itu terutama terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan.<\/p>\n<p>Baca Juga Bupati Bersama Pj. Gubernur Launching Pembongkaran Pasar Sanggeng<br \/>\nOlehnya itu Urbon berharap, Jalan penghubung antara distrik Kabupaten juga dengan jalan nasional semua bisa terintegrasi dan bisa menyatu untuk mempermudah akses perjalanan masyarakat.<\/p>\n<p>Menurutnya, selama tidak ada jalan peghubung, masyarakat semua menempuh jalur laut dengan biaya BBM sangat mahal, juga menghadapi kondisi laut dengan musim dan cuaca extrim yang sangat rawan terhadap terjadi kecelakaan.<\/p>\n<p>\u201cOleh karena itu sudah sekian tahun Bintuni menjadi Kabupaten persoalan ini tidak selesai ini dan harus menjadi perhatian kita\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Urbon menyebut bahwa masih ada beberapa distrik dan kampung yang dijumpai dalam resesnya, akses jalannya belum bisa connecting ke jalan-jalan utama, sehingga pada kesempatan reses tersebut kata Urbon, masyarakat menyampaikan dan menginginkan langsung sebagai usulan prioritas yang harus didorong di dalam rencana APBD Papua Barat tahun.<\/p>\n<p>Baca Juga Peringatan Isra Mi&#8217;raj di Kampung Igor, Bupati Manokwari Ajak Umat Tingkatkan Peribadatan<br \/>\nOlehnya itu, Urbon berharap agar Persoalan-persoalan yang dihadapi di kabupaten Teluk Bintuni seperti kemiskinan ekstrim, stunting dan juga pendidikan anak-anak sekolah bisa ditangani dengan baik.<\/p>\n<p>\u201d Kita melihat bahwa lapangan pekerjaan disana sangat tidak terbuka, masyarakat mengatakan bahwa kabupaten Teluk Bintuni memiliki PDRB yang besar, bahkan memberikan kontribusi untuk Papua Barat 96% tapi rakyat tidak pernah merasakan itu, Rakyat miskin dalam keadaan kekurangan\u201d ujar Urbon<\/p>\n<p>Oleh karena itu kata Urbon, aspirasi masyarakat yang telah dihimpun pihaknya akan dibawa dan disampaikan dalam perencanaan kedepan.<\/p>\n<p>\u201d Saya mewakili mereka sebagai masyarakat adat dan akan menyampaikan terkait dengan aspirasi masyarakat dalam laporan reses. Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat itu bisa dijawab oleh pemerintah\u201d Harap Urbon.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Papua- Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat, Dominggus Urbon turun melakukan reses untuk menjumpai dan mendengarkan secara langsung aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat di<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7702,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,75,48,33],"tags":[],"class_list":["post-7701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-papua","category-pemerintahan","category-politik"],"views":203,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7701"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7703,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7701\/revisions\/7703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}