{"id":7217,"date":"2023-02-24T11:38:35","date_gmt":"2023-02-24T11:38:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7217"},"modified":"2023-02-24T11:38:35","modified_gmt":"2023-02-24T11:38:35","slug":"cegah-korupsi-satgassus-tipikor-polri-pantau-proyek-pembangunan-ratusan-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7217","title":{"rendered":"Cegah Korupsi, Satgassus Tipikor Polri Pantau Proyek Pembangunan Ratusan Miliar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-<\/b>Jakarta,- Tim Satgassus Pencegahan Tipikor Mabes Polri memantau sejumlah pembangunan proyek di Kabupaten Takala, Sulawesi Selatan. Pemantauan dilakukan dalam dua hari yakni pada 22 hingga 23 Februari 2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Adapun proyek yang dilakukan pengawasan yaitu Pembangunan Rumah Sakit Galesong, Takalar Rp 91,9 miliar, Pembangunan pemecah ombak di kawasan UMKM Desa, Pa\u2019lalakang, Kecamatan Galesong Utara dengan nilai Rp 3,8 miliar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lalu, pembangunan ruas jalan Bantinoto-Rajayya dengan nilai Rp 11 miliar, Pembangunan ruas jalan Solonga-Tamasongo dengan nilai Rp 16,7 miliar, Pembangunan ruas jalan Sampulungan-Aeng Batu-Batu dengan nilai Rp 5,5 miliar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Satgassus Mabes Polri yang dipimpin oleh Harun Al Rasyid mengatakan, pembangunan RS Galesong ini menghabiskan dana besar yang bersumber dari dana pinjaman PEN. Sehingga perlu diawasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPerlu pengawasan dan monitoring serta evaluasi yang sangat ketat karena selain nilai proyek yang cukup besar, keberadaan rumah sakit ini juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Takalar,\u201d kata Harun dalam keterangannya, Jumat (24\/2\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Harun mengatakan, RS ini sangat mendesak pemanfaatannya. Pembangunan proyek ini sudah 99 persen dan tinggal tahap penyelesaian saja. Terdapat sejumlah catatan dalam pemantauan ini. RS Galesong dinilai belum memiliki genset, meskipun power housenya sudah terbangun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian, instalasi air dari PDAM belum tersambung. Meskipun Rumah Sakit Galesong juga telah menyiapkan Tandon dan Penyimpanan air dengan kapasitas air yang sangat besar di bawah tanah namun juga belum bisa difungsikan karena sambungan dari PDAM belum dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSelanjutnya Pemerintah Kabupaten Takalar secepatnya harus sudah menyelesaikan segala perizinan operasional rumah sakit ini dan segera membentuk struktur organisasi rumah sakit serta pengisian tenaga-tenaga dokter, para medis dan tenaga-tenaga profesional pendukung lainnya,\u201d jelas Harun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Harun mengatakan, sesuai dengan instruksi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar selain proyek infrastruktur yang terkait dengan hajat hidup masyarakat banyak bisa dilaksanakan dengan tepat waktu, tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara cepat oleh masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, pengawasan lainnya dilakukan terhadap proyek pembangunan pemecah ombak di kawasan UMKM Desa Pa\u2019lalakang, Kecamatan Galesong Utara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Proyek ini untuk mendorong agar perekonomian masyarakat Kabupaten Takalar terus menggeliat dan bergerak maju usai bencana COVID-19 yang dampaknya sangat memukul perekonomian masyarakat utamanya usaha kecil mikro dan menengah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian, pengawasan dilakukan terhadap beberapa proyek peningkatan jalan di Kabupaten Takalar antara lain ruas jalan Bantinoto-Rajayya, jalan Solonga-Tamasongo, dan ruas jalan Sampulungan-Aeng Batu-Batu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cBeberapa ruas jalan dimaksud sudah selesai 100 persen dan sudah PHO, namun masih dalam masa pemeliharaan. Satgassus menemukan beberapa keretakan-keretakan dan beberapa bagian dari ruas jalan tersebut untuk segera diperbaiki kembali\/disempurnakan oleh kontraktor pelaksana dan meminta kepada PPK dan kontraktor pengawas untuk lebih tegas memberikan teguran kepada kontraktor,\u201d ungkap Harun.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta,- Tim Satgassus Pencegahan Tipikor Mabes Polri memantau sejumlah pembangunan proyek di Kabupaten Takala, Sulawesi Selatan. Pemantauan dilakukan dalam dua hari yakni pada 22 hingga<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7218,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,47,41,53,48,52,44],"tags":[],"class_list":["post-7217","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-kepolisisan","category-nasional","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-sorotan","category-sosial"],"views":158,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7217","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7217"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7217\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7219,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7217\/revisions\/7219"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7218"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7217"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7217"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7217"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}