{"id":7144,"date":"2023-02-14T13:14:53","date_gmt":"2023-02-14T13:14:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7144"},"modified":"2023-02-14T13:14:53","modified_gmt":"2023-02-14T13:14:53","slug":"ustadz-dan-ustadzah-di-ponpes-harus-bisa-tumbuhkan-kedisiplinan-yang-kuata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7144","title":{"rendered":"Ustadz dan Ustadzah di Ponpes Harus Bisa Tumbuhkan Kedisiplinan Yang Kuat\u00c2"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/strong>&#8211; Staf ahli Wali Kota Pekanbaru, Mahyuddin menyatakan bahwasanya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengapresiasi kepengurusan Jam&#8217;iyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JP3M) Provinsi Riau yang telah berkomunikasi dengan Kota Pekanbaru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Karena tugas kita bersama adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, terlebih untuk masa depan anak-anak kita, terutama para santri dan santriwati,&#8221; ucap Mahyuddin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebab itu, Mahyuddin menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru menyadari betul kehadiran Ponpes, khususnya yang ada di Kota Pekanbaru ini bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, mendengungkan keimanan dan ketakwaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Bagaimana generasi muda islam kita bisa fokus dalam menyiapkan kehidupan mereka. Sebab, kerja sama seluruh pesantren yang ada di Pekanbaru ini bisa berjalan dengan baik,&#8221; katanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Apalagi di JP3M ini banyak ibu-ibu yang bergerak terus memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita di pesantren,&#8221; tambahnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pihaknya yakin dan percaya, bahwa seluruh Ponpes yang bergabung dengan JP3M ini adalah Ponpes yang ramah anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami yakin Ponpes hari ini akan berbeda jauh dari ponpes yang lama, di mana kebanyakan ponpes dulu itu menerapkan kekerasan dalam mengajarkan anak-anak,&#8221; kata Mahyuddin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebab, menurut Mahyuddin seorang guru, baik ustaz dan ustazah di pondok pesantren harus bisa menumbuhkan kedisiplinan yang kuat kepada para santri dan santriwati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Rasanya tanggung jawab dan kesadaran akan pentingnya shalat, mengaji dan sebagainya tentu harus kita tanamkan kepada para santri dan santriwati,&#8221; ungkapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru&#8211; Staf ahli Wali Kota Pekanbaru, Mahyuddin menyatakan bahwasanya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengapresiasi kepengurusan Jam&#8217;iyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JP3M) Provinsi Riau yang<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7145,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,57,53,48,38,43],"tags":[],"class_list":["post-7144","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-pendidikan","category-religi"],"views":501,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7144","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7144"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7144\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7146,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7144\/revisions\/7146"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7145"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7144"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7144"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7144"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}