{"id":7080,"date":"2023-02-07T09:08:32","date_gmt":"2023-02-07T09:08:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7080"},"modified":"2023-02-07T09:08:32","modified_gmt":"2023-02-07T09:08:32","slug":"keterbukaan-informasi-anggaran-erisman-minta-kabupaten-kota-contoh-pemprov-riau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7080","title":{"rendered":"Keterbukaan Informasi Anggaran, Erisman Minta Kabupaten\/Kota Contoh Pemprov Riau"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLinenews-Pekanbaru<\/strong>&#8211; Hasil studi Indek Keterbukaan Informasi Anggaran (KIA) melalui Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau tahun 2022 berbasis\u00a0<em>tracking website<\/em>, menunjukkan nilai positif pada Pemerintah Provinsi Riau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dikatakan Manager Advokasi Fitra Riau Taufik, Pemprov Riau menunjukan kinerja yang baik dengan skor indek mencapai 0,74. Di mana ini merupakan indeks tertinggi dan meningkat signifikan dari tahun 2021 yaitu 0,53.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Peningkatan kinerja itu dilihat dari hampir seluruh dokumen anggaran baik perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan tersedia dalam sistem informasi yang mudah diakses publik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Namun, berdasarkan dari KIA FITRA Riau tersebut indeks untuk pemerintah daerah khususnya di Kabupaten dan Kota di Riau masih tertutup. Nilai indeks rata-rata Provinsi dan 12 Kabupaten se Riau adalah 0,25 poin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPeringkat indeks KIA Kabupaten\/Kota rata-rata dengan kategori rendah dan sangat rendah. Kabupaten dengan skor indek tertinggi adalah Indragiri Hulu dengan nilai 0,38. Kemudian, Indragiri Hilir 0,35, Pelalawan 0,23, Rokan Hulu 0,22, Bengkalis 0,21,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSelanjutnya, daerah dengan kategori sangat rendah yaitu Kabupaten Kampar dan Rokan Hilir masing-masing 0,17, Kota Pekanbaru, Siak, dan Kuansing masing-masing 0,16, Meranti 0,13 dan Kota Dumai 0,12,\u201d lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dengan begitu, merespon hal ini Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Riau, Erisman Yahya menuturkan, dengan skor yang diraih Pemprov Riau tersebut, pemerintah kabupaten\/kota di Riau dapat mencontoh apa yang sudah dilakukan Pemprov Riau tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami imbau kabupaten\/kota untuk mencontoh apa yang sudah dilakukan Pemprov Riau dalam hal keterbukaan informasi anggaran,&#8221; ujarnya di Pekanbaru (07\/02\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kadis Kominfotik Riau Erisman juga menjelaskan, terkait hal keterbukaan informasi anggaran. Pemprov Riau memang sudah memanfaatkan teknologi untuk hal menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan transparansi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMulai dari informasi besaran anggaran, apa saja proyek yang dikerjakan, bagaimana progressnya dan informasi lainnya. Jadi masyarakat bisa melihat untuk apa saja APBN Riau itu melalui\u00a0<em>website.<\/em>\u00a0Bahkan siapa PPTK nya juga bisa diketahui, jadi tidak ada yang disembunyikan lagi, semua bisa diakses,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sehingga Erisman berpesan, untuk Pemerintah Kabupaten\/Kota apabila ingin menggunakan aplikasi yang sudah digunakan Pemprov Riau, dia mempersilahkan dengan sistem berbagi pakai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Silahkan saja yang ingin menggunakan aplikasi kami, tinggal berbagi pakai saja. Selama ada kemauan akan kami bantu,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Riau Zufra Indra, menerangkan peniliaian yang dilakukan FITRA Riau itu juga serupa dengan nilai dari Komisi Informasi. Karena pada penilaian tahun 2022 Pemerintah Provinsi Riau telah berhasil mendapatkan penilai yang sangat baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Namun, hal itu berbanding terbalik dengan pencapaian di Pemerintah Kabupaten\/Kota yang masih ada memiliki nilai 60 persen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKita lihat hasil evaluasi yang sudah di lakukan oleh kinerja FITRA Riau, kalau kita sandingkan juga dengan evaluasi dan monev selama setahun yang dilakukan KI, itu sebenarnya tidak jauh berbeda,\u201d terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Oleh karena itu Zufra berharap kepada Pemerintah Kabupaten\/Kota dapat meniru hal yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau dalam melakukan keterbukaan informasi anggaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cJadi, bagaimana Kabupaten\/Kota ini bisa mencontoh apa yang dilakukan Provinsi. Karena dari sisi indeksnya sudah sangat bagus, Kominfo Riau juga sudah berturut-turut dapat penghargaan terbaik.\u201d pungkasnya.<\/span><\/p>\n<div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLinenews-Pekanbaru&#8211; Hasil studi Indek Keterbukaan Informasi Anggaran (KIA) melalui Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau tahun 2022 berbasis\u00a0tracking website, menunjukkan nilai positif pada Pemerintah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7081,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,34,41,57,53,48],"tags":[],"class_list":["post-7080","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-hukum","category-nasional","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":281,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7080"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7080\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7082,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7080\/revisions\/7082"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7081"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}