{"id":7036,"date":"2023-02-03T08:22:45","date_gmt":"2023-02-03T08:22:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7036"},"modified":"2023-02-03T08:22:45","modified_gmt":"2023-02-03T08:22:45","slug":"rirencanakan-2023-rampung-berikut-progres-pembangunan-tol-pekanbaru-bangkinang-pangkalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=7036","title":{"rendered":"Rirencanakan 2023 Rampung, Berikut Progres Pembangunan Tol Pekanbaru &#8211; Bangkinang &#8211; Pangkalan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Pekanbaru- Project Director PT Hutama Karya Jalan Tol Ruas Pekanbaru &#8211; Bangkinang, Bambang Eko mengungkapkan pihaknya telah menyelesaikan pembangunan \u00a0jalan tol Pekanbaru &#8211; Bangkinang sepanjang 40 kilometer (km).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cAlhamdulillah pada bulan Januari kemarin sudah di resmikan oleh Bapak Presiden. Tinggal menyisakan pengerjaan sepanjang 6km lagi,\u201d ujar Bambang Eko di Ruang Rapat Kejaksaan Tinggi Riau. Jum\u2019at, (3\/2\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara untuk pengerjaan ruas Tol Bangkinang &#8211; Pangkalan tahap I baru rampung sepanjang 24,7km dan ditargetkan akan selesai pada Desember 2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Project Director PT Hutama Karya Jalan Tol Ruas Bangkinang &#8211; Pangkalan, Bambang Hendrarto mengungkapkan terdapat beberapa kendala dalam penyelesaian proyek ini yang berkaitan dengan pengadaan tanah dan perizinan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPertama, belum bisa bekerja dilokasi ex kawasan hutan. Kedua, lokasi exit Tol belum dapat dikerjakan karena masuk penetapan lokasi (Penlok) tambahan,\u201d terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk mengatasi hal ini, tindak lanjut yang akan diambil ialah dengan melakukan percepatan proses pembebasan lahan prioritas dilokasi ex kawasan hutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Serta percepatan proses penerbitan penlok tambahan, yang ditargetkan selesai pada Februari 2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu mengenai VP Persiapan Kontruksi PT Hutama Karya, Khrisna Aditya Yudha mengungkapkan proyek pengerjaan jalan tol Pekanbaru &#8211; Rengat dibagi menjadi tiga prioritas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Prioritas I yaitu Kota Pekanbaru, mencakup Kelurahan Muara Fajar, Rumbai Bukit, Agrowisata, Palas, dan Sri Meranti dengan jalan akses sepanjang 2.350km.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian prioritas II dan III yaitu Kabupaten Kampar meliputi Desa Karya Indah, Rimbo Panjang, Tarai Bangun, Kenidai, Teratak Buluh dan Kubang Raya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dilaporkannya, pada 30 Januari 2023 lalu pihaknya telah melaksanakan pengumuman Danom ke Kelurahan Sri Meranti dan Kelurahan Agrowisata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian pada 2 Februari 2023 dilakukan kembali pengumuman danom ke Kelurahan Rumbai Bukit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSementara untuk prioritas II dan III, diperlukan dukungan Pemerintah Provinsi Riau untuk penerbitan penlok tahap II oleh Gubernur Riau. Targetnya minggu ke &#8211; 2 Februari 2023,\u201d tutup Yudha.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru- Project Director PT Hutama Karya Jalan Tol Ruas Pekanbaru &#8211; Bangkinang, Bambang Eko mengungkapkan pihaknya telah menyelesaikan pembangunan \u00a0jalan tol Pekanbaru &#8211; Bangkinang sepanjang<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7037,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,41,57,53,48],"tags":[],"class_list":["post-7036","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-nasional","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":368,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7036","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7036"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7036\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7038,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7036\/revisions\/7038"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7036"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7036"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7036"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}