{"id":6760,"date":"2023-01-06T12:21:52","date_gmt":"2023-01-06T12:21:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=6760"},"modified":"2023-01-06T12:21:52","modified_gmt":"2023-01-06T12:21:52","slug":"kelompok-teroris-papua-melalui-panglima-opm-damianus-ancam-akan-beraksi-tahun-2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=6760","title":{"rendered":"Kelompok Teroris Papua Melalui Panglima OPM Damianus Ancam Akan Beraksi Tahun 2023"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Papua-Pasukan kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua tampaknya mengancam untuk melakukan aksi di tahun 2023.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hal ini terungkap dalam keterangan tertulis Panglima Tertinggi West Papua Army atau OPM,\u00a0Damianus Magai Yogi\u00a0yang\u00a0viral\u00a0di media sosial.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan Damianus tampak mengisyaratkan bahwa aksi mereka akan terus berlanjut di tahun baru ini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mengawali pernyataanya,\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi\u00a0menyampaikan selamat Tahun Baru 1 Januari 2023.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cSetelah melewati 365 dan 12 bulan ini, dengan rasa penuh senantiasa Panglima Tertinggi West Papua(WPA) menyampaikan selamat memasuki Tahun Baru 2023.&#8221; ucap\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi\u00a0dalam situs thetpn-pbnews.com.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Seperti dilansir dari Pos Kupang dalam artikel\u00a0&#8216;KKB Papua Punya Tiga Sayap Militer, Damianus Magai Yogi Klaim Sebagai Panglima Tertinggi&#8217;.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Menurut\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi, akhir tahun 2022 bukanlah akhir segalanya, mereka akan terus melakukan aksi teror selanjutnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Damianus Magai Yogi mengatakan aksinya tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena harus menghadapi TNI-Polri.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Damianus juga menyebut Indonesia sebagai penjajah yang harus terus dilawan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sekadar diketahui,\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi\u00a0adalah\u00a0 Panglima Tertinggi TPNPB-OPM yang terpilih pada 2021 lalu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Damianus Magai Yogi terpilih sebagai panglima Tertinggi TPNPB OPM West Papua (Papua Barat) pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Paniai pada Agustus tahun lalu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya,\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi\u00a0bertugas sebagai pimpinan KKB di Kabupaten Paniai.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Terkait tudingan yang menyebutnya sebagai kaki tangan TNI-Polri, berawal dari keputusan\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi\u00a0yang menyetujui berunding dengan pemerintah Indonesia.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ia dikabarkan menyetujui tawaran pemerintah Indonesia untuk berdialog guna menyelesaikan konflik di di\u00a0Papua.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kabar itu diketahui dari video yang kini\u00a0viral\u00a0di media sosial (medsos).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dari video itu terungkap tawaran dari orang nomor satu Indonesia untuk menyelesaikan masalah di\u00a0Papua\u00a0dengan cara dialog.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Berencana Temui Jokowi<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya,\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi\u00a0menjadi sorotan publik setelah dirinya menyetujui pesan pemerintah Indonesia untuk berdialog, guna penyelesaian konflik di tanah Cenderawasih.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Melansir PosKupang.com, isu tentang gencatan senjata di Papua antara KKB dan TNI Polri, sepertinya bukan angin lalu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya terbetik kabar kalau saat ini Panglima Tertinggi TPNPB-OPM, Damianus Magayogi telah merestui pesan Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hal itu tersiar melalui video yang kini\u00a0viral\u00a0di media sosial (medsos) belakangan ini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dari video itu terungkap bahwa ada pesan dari orang nomor satu di Indonesia, yakni menyelesaikan masalah di Papua dengan cara dialog.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hanya dengan dialog, semua persoalan di Papua bisa diselesaikan tanpa harus mengorbankan jiwa dan raga.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Masih dari video yang\u00a0viral\u00a0itu diketahui bahwa apa yang disampaikan Presiden Jokowi itu, mendapat respon yang baik dari Damianus Magayogi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja, pria bertubuh tegap itu memberikan beberapa catatan penting kepada Presiden Jokowi bila hendak menggelar dialog.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Melalui catatan penting itu, Damianus Magayoni mengungkapkan bahwa dialog tersebut bukan atas dasar keinginan untuk berbaik-baikan dengan Indonesia.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dialog itu senantiasa berpijak pada arah perjuangan Papua selama ini, yaitu lepas dari Indonesia yang disebutnya sebagai penjajah.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jika dialog hanya dilakukan demi kepentingan poros Jakarta-Papua, maka sebaiknya perang dilanjutkan dan dialog diabaikan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kata Magayogi, apabila dialog itu demi mewujudkan target perjuangan Papua, maka itu diterima dengan hati gembira.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Syarat lainnya, tandas Damianus Magayogi, adalah yang memfasilitasi dialog tersebut bukan Indonesia atau Papua tetapi PBB.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Peran PBB sangat penting, karena hanya PBB yang menentukan sah tidaknya perjuangan TPNPB-OPM selama ini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Selain PBB, tandas Damianus Magayogi, harus diundang pula negara lain sebagai saksi atas dialog tersebut.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Lantas, apakah Presiden Jokowi menyetujui semua syarat yang dipatok panglima tertinggi TPNPB-OPM?<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Apakah Damianus Magayogi juga setuju usulan Presiden Jokowi jika menawarkan cara lain dalam menyelesaikan masalah Papua?<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebagai sosok yang dikenal sangat dekat dengan rakyat, Presiden Jokowi tentu lebih memikirkan nasib rakyat Papua ketimbang hal yang lain.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Apalagi pendekatan pembangunan daerah itu, juga sedang dilakukan Presiden Jokowi walau mendapatkan perlawanan dari kalangan tertentu di Papua.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi apakah TPNPB-OPB juga searah dengan konsep pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini?<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jikalau yang dipikirkan hanyalah Papua merdeka, maka apa pun tawaran pembangunan yang disuguhkan, sulit rasanya diapresiasi oleh Papua.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Apalagi selama ini, TPNPB-OPM terus memprovokasi masyarakat dengan janji-janji muluk bila Papua sudah merdeka.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bahkan kepada rakyat Papua, TPNPB-OPM juga menuding para pihak yang disebutnya telah merebut hak kemerdekaan rakyat Papua.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Tudingan itu dialamatkan juga kepada Amerika Serikat yang disebutnya telah bersekongkol dengan Indonesia sehingga kemerdekaan Papua tak terwujud sampai sekarang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Persekongkoloan kedua negara itu, katanya, lebih pada hal tambang emas yang dikelola Freeport selama ini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bahkan disebutkan pula, bahwa golden agreement yang pernah ditandatangani bersama antara Indonesia-Amerika Serikat, menjadikan Papua melarat sampai sekarang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebab, melalui Golden Agrement tersebut, penambangan emas oleh Freeport, senantiasa berlangsung sampai hari ini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sementara blakc campign lain yang disebarkan TPNPB-OPM dengan maksud menyerang Indonesia, adalah Perintah Trikora dari Presiden Soekarno puluhan tahun yang lalu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Salah satu item yang digelorakan TPNPB-OPM melalui video yang\u00a0viral\u00a0di media sosial, adalah perintah Presiden Soekarno yang termuat dalam Trikora.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Perintah itu, adalah gagalkan negara boneka buatan Belanda di Papua. Kibarkan bendera merah putih dan bersiap-siap untuk mobilisasi guna mengambil alih kekuasaan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dari video yang\u00a0viral\u00a0itu TPNPB-OPM juga menuding Indonesia yang disebutnya sebagai negara kolonial atas Papua.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, TPNPN-OPM melarang seluruh rakyat Papua mengikuti semua kegiatan politik yang dilakukan pemerintah Indonesia.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Yang kami perjuangkan saat ini adalah Papua merdeka. Bukan untuk mendapatkan daerah otonomi khusus yang dihadiahkan Indonesia,&#8221; kata Panglima KKB, Egianus Kogeya dalam video\u00a0viral\u00a0yang lainnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Meski TPNPB-OPM terus mencerca indonesia dengan berbagai tudingan, namun sampai saat ini Indonesia tak henti-hentinya membangun Papua dengan berbagai program.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja, semua niat baik pemerintah Indonesia atas Papua, umumnya tak diterima baik oleh TPNPB-OPM.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">TPNPB-OPM takut, karena jika pembangunan yang dirancang pemerintah Indonesia itu tak digagalkan, maka seluruh rakyat Papua dikhawatirkan senang dengan Indonesia.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Padahal yang ditargetkan TPNPB-OPM, adalah Papua merdeka supaya mereka secara leluasa mengatur diri sendiri.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Akankah akal bulus TPNPB-OPM itu dituruti Presiden Jokowi? Akankah seluruh rakyat Indonesia merestui Papua lepas dari NKRI?<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari apa pun jawaban itu, alangkah baiknya bila pemerintah terus mencari cara untuk menyudahi konflik di Papua.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bila konflik bisa diakhiri, maka Papua pasti akan semakin maju sebagaimana kemajuan yang dicapai daerah lain di Indonesia. (frans krowin)<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, diberitakan kelompok\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi\u00a0aktif di daerah Paniai.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari Tribunnews.com, Kelompok pimpinan Damianus ini terpantau berada di Kabupaten Paniai.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kendati sudah lama vakum, KKB ini masih aktif hingga sekarang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kelompoknya\u00a0Damianus\u00a0Magai\u00a0Yogi, dia masih aktif, dalam tiga tahun ini keberadaannya jelas, tapi dia tidak melakukan aksi,&#8221; ujar Faisal.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut, Faisal mengungkapkan anggota dan persenjataan KKB pimpinan Demianus masih membahayakan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Namun, selama ini pergerakannya masih terus terpantau aparat keamanan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Diketahui, kelompok ini aktif berkomunikasi dengan KKB di Kabupaten Intan Jaya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Mereka punya persenjataan dan anggota, hanya mereka tidak melakukan aksi.&#8221;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kelompok Paniai aktif berkoordinasi dengan kelompok Intan Jaya, itu karena jaraknya dekat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Papua-Pasukan kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua tampaknya mengancam untuk melakukan aksi di tahun 2023. Hal ini terungkap dalam keterangan tertulis Panglima Tertinggi West Papua<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6761,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,47,41,75,33,52,44,49],"tags":[],"class_list":["post-6760","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-kepolisisan","category-nasional","category-papua","category-politik","category-sorotan","category-sosial","category-tni"],"views":238,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6760"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6760\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6762,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6760\/revisions\/6762"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6761"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}