{"id":6398,"date":"2022-09-29T13:37:17","date_gmt":"2022-09-29T13:37:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=6398"},"modified":"2022-09-29T13:37:17","modified_gmt":"2022-09-29T13:37:17","slug":"bareskrim-gerak-cepat-bongkar-10-kasus-investasi-bodong-ini-daftarnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=6398","title":{"rendered":"Bareskrim Gerak Cepat Bongkar 10 Kasus Investasi Bodong, Ini Daftarnya"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Jakarta \u2013 Bareskrim Polri terus bergerak cepat memberantas investasi bodong di Indonesia. Kali ini, Bareskrim Polri berhasil membongkar sejumlah kasus ekonomi yang terkait dengan praktik dugaan tindak pidana investasi bodong.<\/p>\n<p>Karopenmas Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, kasus investasi bodong yang ditangani oleh Bareskrim mencapai 10 kasus. Sebanyak 6 di antaranya sudah ada yang masuk ke tahap II dan P-21.<\/p>\n<p>\u201cPerkara yang sudah P21 dan tahap II pertama Binomo, ada juga\u00a0Viral Blast Global,\u00a0EPS Binary Option,\u00a0Evotrade, kelima\u00a0Fahrenheit, dan keenam DNA Pro Akademi. Kemudian beberapa perkara yang masih dalam penyidikan pertama\u00a0Mark AI, kemudian ada\u00a0Auto Trade Goal, ketiga Net 89, keempat EA Copet, ini sudah dalam penetapan tersangka,\u201d ujar Ahmad dalam keteranganya, Rabu (28\/9\/2022).<\/p>\n<p>Dari keempat kasus yang masih dalam tahap penyidikan, Ahmad merinci beberapa kasus tersebut.<\/p>\n<p>Pertama, perkara\u00a0Mark AI\u00a0dari PT Teknologi Investasi Indonesia berdasarkan Laporan Polisi nomor LP\/B\/0680\/XI\/2021\/Bareskrim Polri tertanggal 9 November 2021 tentang Tindak Pidana Penggelapan, Penipuan, dan TPPU aplikasi trading kripto dengan sistem arbitrase.<\/p>\n<p>\u201cBerdasarkan hasil penyidikan sementara didapati fakta bahwa korban berinvestasi dengan nominal sekitar Rp 500 ribu sampai dengan Rp 9 miliar dan dijanjikan akan mendapat keuntungan 1,3 persen sampai dengan 1,5 persen per hari,\u201d kata Ahmad.<\/p>\n<p>Kedua, kasus\u00a0Auto Trade Goal\u00a0berdasarkan Laporan Polisi nomor LP B\/0170\/IV\/2022\/Bareskrim Polri tanggal 11 April 2022 tentang Tindak Pidana Penggelapan, Penipuan Perdagangan, dan TPPU.<\/p>\n<p>Ahmad mengatakan, duduk perkaranya adalah saat para korban mendaftar melalui website\u00a0Auto Trade Goal\u00a0dan membeli paket robot trading level 4 seharga Rp 30 juta pada PT Sarana Digital Internasional.<\/p>\n<p>\u201cPihak\u00a0Auto Trade Goal\u00a0menawarkan keuntungan sebanyak 20 persen per bulan kepada para membernya. kasus ini masih terus dilakukan proses penyidikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Terakhir, kasus EA Copet berdaasarkan Laporan Polisi nomor LP B\/0121\/III\/2022\/ Bareskrim Polri tanggal 15 Maret 2022 tentang Tindak Pidana Penggelapan, Penipuan, Perlindungan Konsumen dan TPPU.<\/p>\n<p>Ahmad mengatakan, pihak EA Copet melakukan penjualan emas tanpa izin dengan estimasi keuntungan 5 persen sampai dengan 30 persen per bulan.<\/p>\n<p>\u201cDengan sistem\u00a0member get member, yaitu semakin banyak nasabah yang direkrut maka akan memberikan keuntungan tambahan. Kasus ini juga masih dalam proses penyidikan dan dalam rangka untuk penetapan tersangka,\u201d pungkas Ahmad.<\/p>\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta \u2013 Bareskrim Polri terus bergerak cepat memberantas investasi bodong di Indonesia. Kali ini, Bareskrim Polri berhasil membongkar sejumlah kasus ekonomi yang terkait dengan praktik<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6399,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,45,47,41,51,52],"tags":[],"class_list":["post-6398","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-jakarta","category-kepolisisan","category-nasional","category-peristiwa","category-sorotan"],"views":839,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6398","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6398"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6398\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6400,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6398\/revisions\/6400"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6399"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6398"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6398"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6398"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}