{"id":6250,"date":"2022-09-10T10:40:17","date_gmt":"2022-09-10T10:40:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=6250"},"modified":"2022-09-10T10:40:17","modified_gmt":"2022-09-10T10:40:17","slug":"jis-stadion-modern-yang-mengusung-konsep-berkelanjutan-dengan-standar-fifa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=6250","title":{"rendered":"JIS STADION MODERN YANG MENGUSUNG KONSEP BERKELANJUTAN DENGAN STANDAR FIFA"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-PT Jakarta Propertindo (\u201cPerseroda\u201d) (\u201cJakpro\u201d) melalui amanah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagaimana yang tertuang dalam Pergub Nomor 14 Tahun 2019, telah menyelesaikan pembangunan stadion kelas dunia berstandar FIFA (Federation Internationale de Football Association).<\/p>\n<figure id=\"attachment_6252\" aria-describedby=\"caption-attachment-6252\" style=\"width: 830px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6252\" src=\"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jakarta-international-school-jis-_140423185647-278.jpg\" alt=\"\" width=\"830\" height=\"556\" srcset=\"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jakarta-international-school-jis-_140423185647-278.jpg 830w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jakarta-international-school-jis-_140423185647-278-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jakarta-international-school-jis-_140423185647-278-768x514.jpg 768w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jakarta-international-school-jis-_140423185647-278-420x280.jpg 420w\" sizes=\"auto, (max-width: 830px) 100vw, 830px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6252\" class=\"wp-caption-text\">Jakarta International School (JIS): Suasana penjagaan di depan gerbang Jakarta International School (JIS), Jakarta Selatan, Rabu (23\/4). Jakarta International School (JIS) merespons pemberitaan mengenai William James Vahey, mantan guru JIS, yang ditetapkan sebagai tersangka paedofil oleh Federal Bureau of Investigation (FBI). Vahey mengajar di JIS dari tahun 1992-2002.<\/figcaption><\/figure>\n<p>JIS dirancang oleh Buro Happold, konsultan perencana dari Inggris yang memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion-stadion sepakbola modern di Liga Inggris, seperti Tottenham Hotspurs Stadium di London, serta perancangan beberapa stadion Piala Dunia Qatar 2022.<\/p>\n<p>\u201cJIS merupakan salah satu stadion yang mirip dengan stadion di Eropa baik secara desain maupun fasilitas. Selain itu, Jakpro juga didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan,\u201d ujar Plt Direktur Proyek JIS, Arry Wibowo, Sabtu (10\/9).<\/p>\n<p>JIS, menurut Arry, sudah memenuhi kriteria rekomendasi teknis dan persyaratan stadion sepakbola standar FIFA seperti:<br \/>\n1) Mulai dari tahap pra-konstruksi atau tahap perencanaan termasuk penentuan lokasi stadion yang strategis dan mudah untuk dijangkau publik;<br \/>\n2) Unsur\u00a0safety\u00a0dan\u00a0security,\u00a0seperti struktur bangunan, sistem pencegahan kebakaran dan sistem pengamanan. Tersedianya\u00a0control room, ruang medis pemain dan publik;<br \/>\n3) Orientasi dan parkir. JIS memiliki area parkir di dalam maupun luar stadion. Area parkir kendaraan maupun bus, serta area parkir khusus VIP\/VVIP yang terpisah dari area publik;<br \/>\n4)\u00a0Playing area\u00a0meliputi ukuran lapangan, pemilihan jenis rumput alami\/sintetis dan sistem drainasenya, penempatan bangku pemain, LED Perimeter\/advertising board, aksesibilitas lapangan dalam kondisi darurat,\u00a0signage area, penanda akses, penanda jalur evakuasi yang tersebar di seluruh area stadion, serta penanda kondisi darurat;<br \/>\n5)\u00a0Player\u00a0dan\u00a0match official, seperti ruang ganti pemain yang dilengkapi dengan toilet dan shower area. JIS memiliki 4 (empat) buah ruang ganti pemain yang memiliki jalur akses khusus keluar\/masuk pemain, ruang pelatih, ruang\u00a0massage, 2 (dua) buah ruang pemanasan\u00a0indoor\u00a0(warming up room), ruang\u00a0control doping, ruang\u00a0ball girl\/ball boy;<br \/>\n6) JIS juga telah sesuai standar FIFA untuk pemenuhan fasilitas penonton, mulai dari standar kenyamanan penonton yang sangat diperhatikan. JIS juga menyediakan fasilitas untuk disabilitas, seperti jalur akses, area penonton, parkir, lift dan toilet khusus difabel. Selain itu, sistem\u00a0ticketing\u00a0dan akses elektronik tersedia di setiap gerbang untuk menunjang digitalisasi sistem ticketing;<br \/>\n7) Hospitality, seperti fasilitas untuk tamu-tamu penting baik VIP maupun VVIP, seperti\u00a0corporate box,\u00a0royal lounge,\u00a0meeting room, dan akses lobby dan\u00a0drop off\u00a0khusus VIP\/VVIP;<br \/>\n8) Fasilitas media, seperti ruangan\u00a0press conference,\u00a0media room,\u00a0mixed zone, tribun khusus media, infrastruktur\u00a0broadcasting;<br \/>\n9)\u00a0Lighting\u00a0dan\u00a0power supply, seperti\u00a0supply power\u00a0khusus yang diperuntukkan untuk kebutuhan energi di JIS dan kawasan, standar\u00a0lighting\u00a0lapangan utama untuk mendukung kebutuhan\u00a0broadcasting\u00a0standar internasional 2.400 lux;<br \/>\n10)\u00a0Communication\u00a0dan\u00a0additional area\u00a0yang termasuk penyediaan jaringan telekomunikasi yang memadai.<\/p>\n<p>Peraturan FIFA terkini, menurut Arry, desain stadion modern perlu memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan. Salah satunya stadion direkomendasikan agar terintegrasi dengan sarana transportasi publik. Itu sebabnya, fasilitas parkir di JIS daya tampungnya terbatas agar penonton atau\u00a0supporter\u00a0yang berkunjung ke stadion lebih mengutamakan untuk menggunakan transportasi publik dibandingkan kendaraan pribadi. Saat ini JIS, sudah terintegrasi dengan\u00a0Bus Rapid Tansit\u00a0(BRT) dan selanjutnya akan terintegrasi juga dengan\u00a0Commuter Line\u00a0dan LRT Jakarta. Untuk mendukung hal tersebut, JIS hanya menyiapkan 1.200 kantong parkir untuk bus dan kendaraan pribadi.<\/p>\n<p>\u201cStadion modern standar FIFA kini dirancang untuk masa depan yang perlu memperhatikan keberlanjutan. Salah satunya mengupayakan untuk terintegrasi dengan angkutan publik. Stadion di Eropa pun demikian, Santiago Barnabeu pasca direnovasi hanya menyisakan kurang lebih 500 kantong parkir bus dan kendaraan pribadi. Bahkan, stadion bersejarah di pusat Eropa, yakni Wembley di London menyarankan seluruh penonton yang hadir mengoptimalkan alat transportasi umum yang tersedia,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dengan demikian, stadion berstandar FIFA dilihat berdasarkan kelengkapan fasilitas, infrastruktur serta memenuhi rekomendasi teknis dan persyaratannya hingga penyediaan fasilitas\u00a0hospitality. Artinya, dari aspek perencanaan dan pembangunan, JIS sudah memenuhi dengan standar yang ditentukan FIFA, namun sertifikasi pertandingan merupakan hal yang terpisah. Semisal apakah akan digunakan untuk menyelenggarakan piala Asia atau Piala Dunia, maka\u00a0assessment\u00a0atau sertifikasi dilakukan secara terpisah mengikuti standar dari masing-masing pertandingan.<\/p>\n<p>Edwin Asmara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-PT Jakarta Propertindo (\u201cPerseroda\u201d) (\u201cJakpro\u201d) melalui amanah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagaimana yang tertuang dalam Pergub Nomor 14 Tahun 2019, telah menyelesaikan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6251,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,41,31,53,48],"tags":[],"class_list":["post-6250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-nasional","category-olah-raga","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":462,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6250"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6253,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6250\/revisions\/6253"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}