{"id":6143,"date":"2022-08-25T09:38:21","date_gmt":"2022-08-25T09:38:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=6143"},"modified":"2022-08-25T09:38:21","modified_gmt":"2022-08-25T09:38:21","slug":"benarkah-brigadir-yosua-melucuti-celana-dan-baju-putri-candrawathi-saat-berada-di-magelang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=6143","title":{"rendered":"Benarkah Brigadir Yosua Melucuti Celana dan Baju Putri Candrawathi Saat Berada di Magelang"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Jakarta-Sebelum dieksekusi, benarkah Brigadir J masuk lebih dulu ke kamar Putri Candrawathi, dan melucuti pakaian istri Ferdy Sambo? Refly Harun singgung soal foto ini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Fakta baru terkait\u00a0kasus\u00a0tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau\u00a0Brigadir J\u00a0di tangan mantan Kadiv Propam Polri Irjen\u00a0Ferdy Sambo\u00a0kian hari mulai menemui kejelasan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Seperti kabar tentang isu kedekatan\u00a0Brigadir J\u00a0dan istri\u00a0Ferdy Sambo,\u00a0Putri Candrawathi, saat keduanya berada di Magelang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cKabarnya, saat berada di Magelang ini yang menjadi motif\u00a0pembunuhan\u00a0Brigadir J\u201d<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Istri Ferdy Sambo Sebut Brigadir J Masuk ke Kamar dan Melucuti Pakaiannya, Refly Harun: Bukan Tidak Mungkin&#8230;\u201d\u00a0Ferdy Sambo\u00a0disebut-sebut marah besar setelah mendengar aduan dari sang sopir, Kuat Ma&#8217;ruf soal kedekatan\u00a0Brigadir J\u00a0dan\u00a0Putri Candrawathi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Putri Candrawathi\u00a0pun tak membantah soal ini<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ia mengatakan,\u00a0Brigadir J\u00a0masuk ke dalam kamarnya di Magelang, kemudian melucuti pakaiannya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian,\u00a0Putri Candrawathi\u00a0masih belum konsisten dalam memberikan keterangan ke Kepolisian mengenai apa yang dilakukan\u00a0Brigadir J\u00a0di Magelang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Menanggapi hal ini, Ahli hukum tata negara\u00a0Refly Harun\u00a0mengungkapkan ada beragam motif yang bersifat domestik di balik\u00a0pembunuhan\u00a0Brigadir J.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ketika soal pelecehan di TKP itu terbantahkan, tidak ada pelecehan, maka pelecehan itu pindah ke Magelang. Di Magelang itu lah dituduh bahwa Yosua melakukan pelecehan terhadap\u00a0Putri Candrawathi\u00a0yang kemudian Kuat Ma&#8217;ruf marah-marah, bertengkar dan lain sebagainya,&#8221; kata\u00a0Refly Harun.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Apakah karena itu kemudian\u00a0Ferdy Sambo\u00a0sampai pada kesimpulan membunuh? Ini menarik sekali ya,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mantan Staf ahli Mahkamah Konstitusi itu menilai, motif\u00a0Ferdy Sambo\u00a0terkait\u00a0pembunuhan\u00a0Brigadir J\u00a0tidak dapat diterima logika.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Padahal, secara logika kalau dia memang menemukan kekurang ajaran Yosua kepada istrinya,\u00a0Putri Candrawathi, kan dia tinggal panggil, tinggal bilang, diinterogasi, ditempeleng, dan lain sebagainya. Kira-kira begitu lah,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kan tidak mungkin kemudian dia melakukan itu tanpa klarifikasi terlebih dahulu kepada orangnya,&#8221; kata\u00a0Refly Harun\u00a0menambahkan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Melihat waktu eksekusi yang berlangsung tak sampai 10 menit, Refly tidak menampik kemungkinan bahwa klarifikasi itu tidak pernah ditanyakan\u00a0Ferdy Sambo\u00a0kepada\u00a0Brigadir J.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Terlebih, apabila waktu eksekusi tersebut dipotong menjadi hanya 3 menit.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Apakah Sambo percaya begitu saja? This is a question. Tapi segala sesuatu kan mungkin saja terjadi. Karena kedekatan itu kan bukan tidak mungkin membuat dua orang ini dekat secara emosional,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Refly Harun\u00a0pun menyinggung foto\u00a0Putri Candrawathi\u00a0yang memegang tangan\u00a0Brigadir J.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Apakah Sambo percaya begitu saja? This is a question. Tapi segala sesuatu kan mungkin saja terjadi. Karena kedekatan itu kan bukan tidak mungkin membuat dua orang ini dekat secara emosional,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Refly Harun\u00a0pun menyinggung foto\u00a0Putri Candrawathi\u00a0yang memegang tangan\u00a0Brigadir J.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, ketika\u00a0Putri Candrawathi\u00a0memberikan kado kepada\u00a0Brigadir J\u00a0dan mengaku bersyukur memiliki ajudan sepertinya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Lalu juga ada misalnya WA kepada adik Yosua kalau dia mengatakan bahwa yang namanya Yosua multitalent dan lain sebagainya,&#8221; ungkap\u00a0Refly Harun.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sebelum dieksekusi, benarkah Brigadir J masuk lebih dulu ke kamar Putri Candrawathi, dan melucuti pakaian istri Ferdy Sambo? Refly Harun singgung soal foto ini. Fakta<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6144,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,45,47,41,52],"tags":[],"class_list":["post-6143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-jakarta","category-kepolisisan","category-nasional","category-sorotan"],"views":271,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6143"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6145,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6143\/revisions\/6145"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6144"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}