{"id":5084,"date":"2022-04-02T13:06:09","date_gmt":"2022-04-02T13:06:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=5084"},"modified":"2022-04-02T13:06:09","modified_gmt":"2022-04-02T13:06:09","slug":"pemprov-dki-sesuaikan-jam-operasional-usaha-pariwisata-selama-ramadan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=5084","title":{"rendered":"PEMPROV DKI SESUAIKAN JAM OPERASIONAL USAHA PARIWISATA SELAMA RAMADAN"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta\u00a0 &#8211; \u00a0Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor e-0001\/SE\/2022 Tentang Waktu Penyelenggaraan Usaha Pariwisata pada Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1443 H\/2022 M. Berdasar hasil sidang Isbat, bulan Ramadan akan dimulai pada besok, Minggu (3\/4).<\/p>\n<p>&#8220;Aturan ini dibuat untuk menghormati pelaksanaan Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, serta demi kebaikan bersama. SE ini mengatur jenis usaha dan jam operasional selama bulan Ramadan,&#8221; kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata, Sabtu (2\/4).<\/p>\n<p>Industri Pariwisata tetap dapat beroperasional dengan beberapa penyesuaian, jenis usaha\/subjenis usaha tertentu wajib tutup pada:<br \/>\na. Satu hari sebelum bulan Ramadan;<br \/>\nb. Satu hari sebelum Hari Raya Idul Fitri\/Malam Takbiran;<br \/>\nc. Hari pertama dan kedua Hari Raya Idul Fitri;<br \/>\nd. Satu hari setelah Hari Raya Idul Fitri; dan<br \/>\ne. Malam Nuzulul Qur\u2019an.<\/p>\n<p>Untuk jenis usaha karaoke keluarga selama bulan Ramadan, beroperasional mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Jenis usaha bar\/rumah minum yang berdiri sendiri dan yang menjadi fasilitas usaha karaoke, pub\/musik hidup (live music) tidak diperbolehkan menjual minuman beralkohol selama Ramadan, kecuali diselenggarakan menyatu dengan area hotel minimal bintang 4.<\/p>\n<p>SE ini tidak hanya mengatur jam operasional, tapi juga ketentuan penyelenggaraan usaha pariwisata. Berikut aturan yang berlaku saat bulan Ramadan untuk penyelenggaraan usaha pariwisata :<br \/>\n-Tidak diperbolehkan memasang reklame\/poster\/publikasi\/serta pertunjukan film dan pertunjukan lainnya yang bersifat pornografi, pornoaksi dan erotisme;<br \/>\n-Tidak diperbolehkan menimbulkan gangguan terhadap lingkungan;<br \/>\n-Tidak diperbolehkan menyediakan hadiah dalam bentuk dan jenis apapun;<br \/>\n-Tidak diperbolehkan memberikan kesempatan untuk melakukan taruhan\/perjudian, peredaran dan pemakaian narkoba;<br \/>\n-Harus menghormati\/menjaga suasana yang kondusif pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri; dan<br \/>\n-Mengharuskan setiap karyawan dan mengimbau pengunjung agar berpakaian sopan.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Andhika menambahkan, akan ada sanksi bagi setiap pelanggaran. Yakni, mulai dari sanksi administratif hingga pencabutan tanda daftar usaha pariwisata bagi usaha yang melanggar ketentuan.<\/p>\n<p>&#8220;Diharapkan para pelaku usaha pariwisata di Jakarta dapat mengikuti aturan yang sudah ditetapkan agar suasana bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri<br \/>\ndi Jakarta tetap nyaman dan kondusif,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Edwin Asmara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta\u00a0 &#8211; \u00a0Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor e-0001\/SE\/2022 Tentang Waktu Penyelenggaraan Usaha<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5085,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,48,52,44],"tags":[],"class_list":["post-5084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-pemerintahan","category-sorotan","category-sosial"],"views":245,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5084"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5086,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5084\/revisions\/5086"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}