{"id":4546,"date":"2022-02-18T11:40:16","date_gmt":"2022-02-18T11:40:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=4546"},"modified":"2022-02-18T11:40:16","modified_gmt":"2022-02-18T11:40:16","slug":"hasil-tes-urine-pengemudi-hrv-keluar-polisi-negatif-narkoba-dan-alkohol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=4546","title":{"rendered":"Hasil Tes Urine Pengemudi HRV Keluar, Polisi: Negatif Narkoba dan Alkohol"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>&#8211; Jakarta \u2013 Polisi mengungkap hasil tes urine pengemudi HRV berinisial BT sekaligus tersangka kasus kecelakaan maut di Sudirman, Jakarta Pusat. BT diketahui bebas dari narkoba maupun alkohol.<\/p>\n<p>\u201cHasil tes urine sudah keluar, jadi hasilnya negatif ya,\u201d ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (18\/2\/2022).<\/p>\n<p>Guna memastikan hasil tes urine tersebut, Sambodo menyebut pihaknya masih menunggu hasil tes darah yang dilakukan terhadap tersangka BT.<\/p>\n<p>\u201cKita masih menunggu hasil darah. Sementara yang bersangkutan sudah menjadi tersangka dan sudah ditahan,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Dalam kasus ini, tersangka BT dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 tentang Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.<\/p>\n<p>Adapun insiden kecelakaan maut antara satu unit mobil Honda HRV dengan tiga kendaraan roda dua ini terjadi di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di dekat Graha BNI, Jakarta Pusat. Kejadian itu terjadi pada Rabu (16\/2\/2022) pukul 01.15 WIB.<\/p>\n<p>Akibat kecelakaan ini, pengemudi sepeda motor Honda Beat warna biru berinisial MI meninggal dunia di tempat karena mengalami luka pecah kepala. Sementara dua lainnya mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit.<\/p>\n<p>(Redaksi TTI-Linenews)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews&#8211; Jakarta \u2013 Polisi mengungkap hasil tes urine pengemudi HRV berinisial BT sekaligus tersangka kasus kecelakaan maut di Sudirman, Jakarta Pusat. BT diketahui bebas dari<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4547,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,45,47,51,44],"tags":[],"class_list":["post-4546","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-jakarta","category-kepolisisan","category-peristiwa","category-sosial"],"views":191,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4546","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4546"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4546\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4548,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4546\/revisions\/4548"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4546"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4546"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4546"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}