{"id":4487,"date":"2022-02-15T05:08:17","date_gmt":"2022-02-15T05:08:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=4487"},"modified":"2022-02-15T05:08:17","modified_gmt":"2022-02-15T05:08:17","slug":"bupati-ponorogo-penuhi-panggilan-penyidik-ditreskrimum-polda-jatim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=4487","title":{"rendered":"Bupati Ponorogo Penuhi Panggilan Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana;\"><strong>IndonesiaLineNews <\/strong>&#8211; Surabaya\u2013Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Selasa (15\/2\/2022) sekitar pukul 1.00 WIB memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim. Kehadiran Sugiri \u2013 sapaan akrabnya terkait dugaan ijasah palsu.<\/span><\/p>\n<blockquote><p>\u201c Kami sebagai warga yang baik tentunya memenuhi panggilan penyidik. Dan kami datang ke sini (Ditreskrimum Polda Jatim) untuk didengar kesaksian,\u201d ujar Sugiri yang juga didampingi pengacaranya.<\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Sebagaimana yang ditulis oleh beberapa media, bahwa Pengacara Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yakni Indra Priangkasa, menyebut pelaporan ijazah palsu Bupati Ponorogo lebih pada aksi pembunuhan karakter dan pencemaran nama baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Itu karena menurutnya, pelapor tidak memiliki cukup bukti untuk melaporkan kliennya dalam dugaan penggunaan ijazah palsu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">\u201cBukti bahwa klien kami pernah berkuliah dan memiliki ijazah sudah kuat. Pelapor cenderung melakukan pembunuhan karakter dan pencemaran nama baik,\u201d kata Indra dikonfirmasi wartawan Rabu (9\/2\/2022).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Bahkan, lanjutnya hal itu merasa nuansa politik dalam pelaporan tersebut lebih kental mengingat terlapor adalah Kepala Daerah. \u201cYang pasti, di negeri ini instrumen hukum kerap dimanfaatkan untuk menjatuhkan lawan politik,\u201d terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Dia hanya mengingatkan, dalam perspektif hukum, tuduhan tanpa dasar merupakan fitnah dan pencemaran nama baik yang melanggar Pasal 317 KUHP Jo Pasal 311 ayat (1) Jo Pasal 310 KUHP. \u201cAncaman hukuman bagi pelakunya maksimal 4 tahun penjara,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-81096 alignleft\" src=\"https:\/\/tribratanews.jatim.polri.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/15-giri-bupati-ponorogo-196x300.jpg\" alt=\"\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko menyebut Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim sedang melakukan penyelidikan atas dugaan ijazah palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dari laporan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda Demokratik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Rektor Universitas Tritunggal Surabaya Yudhihari Hendrahardana\u00a0j menegaskan, bahwa\u00a0Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko adalah alumni kampus\u00a0yang dipimpinnya. \u201cYang bersangkutan lulus pada sidang yudisium pada Juli 2006 dan berijazah Sarjana Ekonomi tertanggal 24 Juli 2006,\u201d kata Yudhihari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Dia memastikan\u00a0ijazah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko asli\u00a0karena Sugiri Sancoko pernah berkuliah menjalani proses akademik hingga diwisuda di kampus tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Yudhihari mengaku akan memberikan proteksi kepada semua alumninya dari berbagai upaya hukum dari pihak-pihak yang menuding ijazah Universitas Tritunggal Surabaya palsu. \u201cKami akan memberikan proteksi maksimal kepada alumni karena itu sudah tanggung jawab kampus,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Sugiri Sancoko menjadi Bupati Ponorogo menggantikan Ipong Muchlisoni. Dia dilantik 26 Februari 2021 bersama Lisdyarita Wakilnya.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-81097 alignright\" src=\"https:\/\/tribratanews.jatim.polri.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/15-giri-300x208.jpg\" alt=\"\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Pasangan Sugiri-Lisdyarita mengalahkan petahana Ipong Muchlisoni di Pilkada serentak 2020 lalu. Sebelum menjadi Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko adalah anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Demokrat untuk 2009 \u2013 2014 dan 2014 \u2013 2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Selama pendaftaran 3 kali menjadi anggota DPRD dan 2 kali menjadi calon kepala daerah, Sugiri Sancoko lolos persyaratan administrasi dengan menggunakan ijazah dari Universitas Tritunggal Surabaya..<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana;\">Edwin Asmara<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews &#8211; Surabaya\u2013Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Selasa (15\/2\/2022) sekitar pukul 1.00 WIB memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim. Kehadiran Sugiri \u2013 sapaan akrabnya terkait dugaan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4488,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4487","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"views":204,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4487","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4487"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4487\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4489,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4487\/revisions\/4489"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}