{"id":3969,"date":"2021-12-27T13:42:04","date_gmt":"2021-12-27T13:42:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3969"},"modified":"2021-12-27T13:42:04","modified_gmt":"2021-12-27T13:42:04","slug":"7-rumah-warga-bandungan-semarang-rusak-diterjang-puting-beliung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3969","title":{"rendered":"7 Rumah Warga Bandungan Semarang Rusak Diterjang Puting Beliung"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Ungaran,Semarang \u2013 Kapolsek Bandungan, anggota koramil, dan Camat Bandungan mendatangi 7 rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di desa Pakopen\u00a0 Kec. Bandungan Senin 27\/12\/2021.<\/p>\n<p>\u201cKejadian puting beliung terjadi sekitar pukul 13.30 Wib, Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun 7 kepala keluarga terpaksa mengungsi di rumah kerabatnya di desa tersebut\u201d ungkap Kapolsek Bandungan Iptu Ari Parwanto SH, MH.<\/p>\n<p>Pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang untuk melakukan evakuasi dan sterilisasi lokasi yang terdampak angin puting beliung.<\/p>\n<p>Di tempat terpisah Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H.A.,SIK, MH. Dihubungi awak media membenarkan adanya kejadian tersebut<\/p>\n<p>\u201cKami sudah berikan atensi kepada Kapolsek untuk penanganan pertama kepada warga yang terdampak bencana, kami sudah koordinasi dengan kepala BPBD Kab. Semarang untuk berkoordinasi dengan Kapolsek dan Forkompincam untuk pengkondisian lokasi\u201d terang kapolres.<\/p>\n<p>Kerugian materiil yang ditimbulkan dari kejadian puting beliung tersebut diperkirakan sekitar Rp. 60 Jt. Dilokasi kejadian beberapa warga bergitong royong untuk membersihkan puing rumah yang rusak akbat dari puting beliung tersebut.<\/p>\n<p>(Redaksi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Ungaran,Semarang \u2013 Kapolsek Bandungan, anggota koramil, dan Camat Bandungan mendatangi 7 rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di desa Pakopen\u00a0 Kec. Bandungan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3970,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[47,41,48,51,44,49],"tags":[],"class_list":["post-3969","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kepolisisan","category-nasional","category-pemerintahan","category-peristiwa","category-sosial","category-tni"],"views":188,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3969"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3969\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3971,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3969\/revisions\/3971"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3970"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}