{"id":3910,"date":"2021-12-21T10:51:08","date_gmt":"2021-12-21T10:51:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3910"},"modified":"2021-12-21T10:51:08","modified_gmt":"2021-12-21T10:51:08","slug":"peringatan-hari-ibu-gubernut-sumuti-sebut-ibu-adalah-motivasi-terbesarnya-untuk-sukses","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3910","title":{"rendered":"Peringatan Hari Ibu, Gubernut Sumuti Sebut Ibu adalah Motivasi Terbesarnya untuk Sukses"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews -Medan, 21\/12 &#8211; <\/strong>Sosok\u00a0ibu merupakan motivasi terbesar bagi anak-anaknya untuk sukses. Sama halnya dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi,\u00a0yang menjadikan ibunya sebagai motivasi untuk\u00a0mencapai kesuksesan.<\/p>\n<p>Hal itu diungkapkannya\u00a0pada Peringatan Puncak Hari Ibu ke-93 Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan\u00a0Jenderal\u00a0Sudirman\u00a0Nomor 41, Medan, Selasa (21\/12). Edy menceritakan ibunya dulu penjual kue bersama\u00a0dirinya,\u00a0yang langsung mengantarkan kuenya.<\/p>\n<p>Edy menuturkan,\u00a0ibunya sempat mengalami kejadian tidak mengenakkan sewaktu mengantar kue ke suatu rumah. Lantaran tempat kuenya belum dikembalikan, ibunya akhirnya menunggu di luar rumah sepanjang hari. Melihat hal itu, Edy merasa ibunya diperlakukan tidak semestinya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sumutprov.go.id\/content\/userfiles\/img2\/HARIIBU31.jpg\" alt=\"\" \/><\/p>\n<p>Sejak saat itu, Ia berjanji pada dirinya untuk sukses. Agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi pada ibunya. Ia juga berdoa agar dirinya bisa sukses.<\/p>\n<p>Kepada\u00a0para\u00a0orang tua, Edy berpesan untuk senantiasa mendoakan anak-anaknya masing-masing. \u201cJadi anak-anak itu didoakan, inilah doa, tapi anak itu juga harus berjuang, juang tanpa doa itu omong kosong,\u201d ucap Edy.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Mengenai peringatan Hari Ibu ke-93, Edy mengharapkan agar peringatan tersebut tidak hanya menjadi slogan-slogan semata. Ia mengharapkan adanya perubahan yang berarti setiap tahun.<\/p>\n<p>\u201cSelamat Hari Ibu, jangan hanya dijadikan slogan, Sumatera Utara harus bermartabat,\u00a0baru Indonesia maju, kalau tak bermartabat ini, tak maju-maju Indonesia,\u201d kata Edy.<\/p>\n<p>Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Nawal Lubis menyampaikan makna Hari Ibu,\u00a0yakni perjuangan kaum perempuan yang telah menempuh jalan panjang untuk menunjukkan peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nawal juga menyampaikan tema Hari Ibu tahun 2021 adalah Perempuan Berdaya Indonesia Maju.<\/p>\n<p>Adapun fokus pada peringatan Hari Ibu antara lain, peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperpektif gender. Pengangkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penurunan pekerja anak dan\u00a0 pencegahan perkawinan anak.<\/p>\n<p>Nawal juga menyebutkan, Pemprov Sumut juga mengadakan berbagai kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Ibu ke-93. Mulai dari seminar edukasi keluarga tentang peran kaum ibu dalam tumbuh kembang anak, edukasi keluarga menjadi orang tua hebat, hingga seminar ketahanan keluarga.<\/p>\n<p>Pada peringatan puncak tersebut, juga\u00a0ditandai dengan\u00a0pemotongan tumpeng, peragaan busana, pameran UMKM, hingga penyerahan bantuan kepada penyandang disabilitas.<\/p>\n<p>Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak,\u00a0Pangdam I\/BB Mayjend TNI Hassanudin, Wakil Ketua\u00a0I\u00a0TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari, organisasi perempuan dan OPD Pemprov Sumut.<\/p>\n<p>Rina nasution<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews -Medan, 21\/12 &#8211; Sosok\u00a0ibu merupakan motivasi terbesar bagi anak-anaknya untuk sukses. Sama halnya dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi,\u00a0yang menjadikan ibunya sebagai motivasi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3911,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[46,48,44],"tags":[],"class_list":["post-3910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-pemerintahan","category-sosial"],"views":486,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3910"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3912,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3910\/revisions\/3912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}