{"id":3818,"date":"2021-12-11T12:14:42","date_gmt":"2021-12-11T12:14:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3818"},"modified":"2021-12-11T12:14:42","modified_gmt":"2021-12-11T12:14:42","slug":"pengurus-ppm-kabupaten-gowa-silaturahmi-ke-anggota-veteran-ri-di-kecamatan-pallangga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3818","title":{"rendered":"Pengurus PPM Kabupaten  Gowa Silaturahmi ke Anggota Veteran RI di Kecamatan   Pallangga"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong> \u2013 Gowa,Sulsel- Rombongan pengurus PPM Kabupaten \u00a0Gowa mengunjungi kediaman Bapak Rasak Bin Nyolo di Karampang Eja Desa Kampili Kecamatan \u00a0Pallangga, \u00a0dalam kunjungan tersebut di pimpin oleh ketua PPM Kab. Gowa Rasyid Coa serta \u00a0Tajuddin Naro wakil ketua, Ahmad Tenreng wakil sekretaris, Imam Safana biro kepemudaan serta 2 ahli waris dari almarhumah \u201cDangko\u201d ,yakni Ibu Nurhayati dan Ibu Nini.<\/p>\n<p>Kunjungan \u00a0PPM Gowa ke anggota Veteran sebagai sarana silaturahmi serta menyampaikan bahwa PPM di Kab Gowa \u00a0telah terbentuk olehnya itu \u00a0sinergitas hubungan timbal balik kelembagaan antara PPM dan LVRI Anggota LVRI \u00a0sebagai anak cucu veteran ungkap rasyid coa<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut Bapak Rasak Bin Nyolo \u00a0yang te;ah berusia sekitar 100 tahun dengan penuh semangat menceritakan \u00a0suka dan duka dalam perjuangan merebut kemerdekaan serta memopertahankannya dari tangan penjajah yang kembali ingin menjajah negara Indonesia. Pada masa itu setiap pemuda yang dicurigai mendukung perjuangan kemerdekaan akan disiksa bahkan \u00a0banyak yang ditembak mati, ketika ada pemuda yang di cari di suatu kampung kemudian tidak ditemukan maka semua penduduk di kampung tersebut dikumpul dan ditanya satu per satu bila mereka tidak menyebutkan keberadaan pemuda yang dicari maka mereka akan disiksa, di tembak mati dan tak jarang kampung mereka di bakar serta segala bentuk penderitaan, \u00a0serta banyak juga penghianat-penghianat Bangsa yang jadi antek-antek penjajah. demikian Rasak menceritakan suka duka pada masa penjajahan.<\/p>\n<p>Karena penderitaan dan penyiksaan yang di derita oleh seluruh rakyat Indonesia yang melawan penjajah dan antek anteknya mulailah bermunculan beberapa kelaskaran pemuda sebut saja KRIS dengan tokohnya kacong dg lalang cs,Lipang bajeng dengan tokohnya Nuhung Dg Bani dan Pattola Sibali cs, Lapris Polongbangkeng dengan tokohnya Ranggong Dg Romo, Pajonga Dg Ngalle cs dan masih banyak lagi perlawanan secara personal dan sifatnya spontanitas,sporadis dengan satu tujuan merdeka atau mati \u00a0ungkap Ahmad tenreng , Tajuddin Naro dan Imam Safana<\/p>\n<p>@Ahmadtenreng<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews \u2013 Gowa,Sulsel- Rombongan pengurus PPM Kabupaten \u00a0Gowa mengunjungi kediaman Bapak Rasak Bin Nyolo di Karampang Eja Desa Kampili Kecamatan \u00a0Pallangga, \u00a0dalam kunjungan tersebut di<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3819,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[46,33,44],"tags":[],"class_list":["post-3818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-politik","category-sosial"],"views":632,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3818"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3820,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3818\/revisions\/3820"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}