{"id":3637,"date":"2021-11-25T13:09:09","date_gmt":"2021-11-25T13:09:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3637"},"modified":"2021-11-25T13:09:09","modified_gmt":"2021-11-25T13:09:09","slug":"peringati-hari-guru-nasional-2021-gubernur-anies-ingin-guru-di-jakarta-menginspirasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3637","title":{"rendered":"PERINGATI HARI GURU NASIONAL 2021, GUBERNUR ANIES INGIN GURU DI JAKARTA MENGINSPIRASI"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLIneNews<\/b>-Jakarta &#8211; \u00a0Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2021 di Auditorium Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (25\/11). Sebelumnya, Gubernur Anies mengapresiasi penyelenggaraan peringatan Hari Guru Nasional yang menampilkan berbagai atraksi kesenian, mulai dari tari, musik dan lain sebagainya dari para guru di Jakarta.<br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-3639\" src=\"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/1perin20211125101923-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/1perin20211125101923-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/1perin20211125101923-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/1perin20211125101923-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/1perin20211125101923-420x280.jpeg 420w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/1perin20211125101923.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><br \/>\n\u201cKita sudah melihat penampilan para guru, ada yang menari, menyanyi, memainkan alat musik, kita berikan tepuk tangan untuk mereka. Ini menggambarkan guru-guru kita kreatif, menggambarkan guru Jakarta yang dinamis dan bisa terus tumbuh berkembang,\u201d kata Gubernur Anies mengawali sambutannya.<br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-3640\" src=\"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/3perin20211125101923-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/3perin20211125101923-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/3perin20211125101923-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/3perin20211125101923-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/3perin20211125101923-420x280.jpeg 420w, https:\/\/www.indonesialinenews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/3perin20211125101923.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><br \/>\nDalam kesempatan Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2021 ini, Gubernur Anies mengajak semua untuk kembali mengenang jasa dan peran guru, sekaligus mengajak para guru agar menjadi pendidik yang mampu menginspirasi muridnya. Sehingga, harapannya, guru tersebut akan dikenang selamanya dalam perjalanan hidup murid.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kita mengingat peran besar guru, tanpa mereka kita tak duduk di ruangan ini. Ketika berbicara tentang guru, memori kita yang muncul adalah masa lalu. Dan apa yang sekarang kita kerjakan selalu mencerminkan didikan yang kita terima. Ini sebuah refleksi, apakah kita diingat oleh murid kita, guru diingat karena apa? Menginspirasi atau menyebalkan. Pertanyaannya, kita mau diingat sebagai yang mana? Insya Allah, guru-guru di Jakarta akan diingat sebagai yang menginspirasi,\u201d terang Gubernur Anies.<\/p>\n<p>\u201cTadi disampaikan guru tak bisa digantikan teknologi. Sebenarnya bisa, apabila guru tersebut mekanistik dan itu-itu saja. Namun, jika gurunya mengajar dengan hati dan menginspirasi, maka tak ada teknologi yang menggantikan, dan insya Allah itu adalah guru di Jakarta,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Gubernur Anies menyebut, selain menjadi guru yang menginspirasi bagi muridnya, guru juga perlu menciptakan ekosistem sekolah yang menantang, namun menyenangkan. Sehingga, dapat membuat murid senang dalam kegiatan belajar mengajar.<\/p>\n<p>\u201cTerkait sekolah menantang dan menyenangkan, pengalaman saya bahwa berikan yang menantang tapi menyenangkan, karena sebuah sekolah yang baik itu diukur dari muridnya. Apabila murid ingin balik menerima pembelajaran di sekolah, maka sekolah itu menyenangkan, tapi apabila murid berat hati saat bersekolah, maka sekolah jadi masalah, dan ini jangan terjadi di Jakarta,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menjelaskan bahwa tema peringatan Hari Guru Nasional tahun ini adalah \u2018Bergerak dengan Hati Pulihkan Pendidikan\u2019. Namun, pihaknya melakukan penyelarasan, sehingga tema peringatan Hari Guru di DKI Jakarta adalah \u2018Mendidik dengan Hati, Membangun Negeri, Tak Tergantikan Teknologi\u2019.<\/p>\n<p>\u201cIni merupakan bagian dari semangat kami bahwa peran guru bersatu tanpa melihat latar belakang untuk memberikan layanan pendidikan secara total dan menyeluruh. Kita juga membersamai anak-anak kami di dua tahun yang penuh tantangan (pandemi) untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan tuntas di Jakarta,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Edwin Asmara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLIneNews-Jakarta &#8211; \u00a0Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2021 di Auditorium Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi DKI<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3638,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,41,48,38],"tags":[],"class_list":["post-3637","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-nasional","category-pemerintahan","category-pendidikan"],"views":258,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3637"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3637\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3641,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3637\/revisions\/3641"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}