{"id":3461,"date":"2021-11-11T13:28:20","date_gmt":"2021-11-11T13:28:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3461"},"modified":"2021-11-11T13:28:20","modified_gmt":"2021-11-11T13:28:20","slug":"calo-terminal-bayangan-di-kebon-jeruk-ditikam-badik-berkali-kali-oleh-kernet-bus-polisi-pelaku-tak-terima-korban-hina-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3461","title":{"rendered":"Calo Terminal Bayangan Di Kebon Jeruk Ditikam Badik Berkali-kali Oleh Kernet Bus, Polisi ; Pelaku Tak Terima Korban Hina Perempuan"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta, Pelaku penganiayaan berat berinisial G (40) yang terjadi di kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat diringkus polisi. Korban mengalami luka pada bagian tubuhnya sebanyak lima titik.<\/p>\n<p>Kejadian tersebut terjadi di Terminal Bayangan pintu masuk Tol Singalaga Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Jumat, 29 Oktober 2021 lalu sekitar pukul 19.30 WIB.<\/p>\n<p>Kejadian bermula saat korban berinisial F (47) yang merupakan timer atau calo bus mengajak ngobrol seorang perempuan yang merupakan seorang pengamen.<\/p>\n<p>Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Slamet Riyadi didampingi Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk Akp M Trisno menjelaskan korban saat itu berkata tidak pantas kepada pengamen wanita tersebut.<\/p>\n<p>Kata-kata yang dilontarkan korban kepada pengamen tersebut kemudian didengar oleh pelaku. Pelaku tidak terima kemudian menegur langsung korban.<\/p>\n<p>Namun saat ditegur, korban tak mendengar perkataan pelaku. Pelaku kemudian kembali menegur korban.<\/p>\n<p>\u201cAntara pelaku dan korban kemudian saling dorong. Pelaku kemudian mengambil badik yang memang sebelumnya telah disiapkan di pinggang,\u201d ujarnya di Polsek Kebon Jeruk, Kamis (11\/11\/2021).<\/p>\n<p>Menurut Slamet, antara pelaku, korban dan pengamen tersebut dipastikan tidak saling mengenal dekat. Hanya saja pelaku dan korban memang sering bertemu di Terminal Bayangan Kebon Jeruk.<\/p>\n<p>Pelaku lalu mengejar korban. Apes, korban saat pelarian terjatuh lalu pelaku dengan badiknya yang berukuran 32 centimeter tersebut lamgsung menikam korban.<\/p>\n<p>\u201cKorban mengalami luka pada bagian jari tangan kiri dan kanan, bagian perut sebelah kiri, bagian lengan kiri dan bagian punggung,\u201d papar Kapolsek.<\/p>\n<p>Pelaku kemudian langsung melarikan diri. Polisi yang mendapat laporan tersebut kemudian melakukan pengejaran.<\/p>\n<p>Berangkat dari adanya laporan tersebut dibawah pimpinan kanit Reskrim polsek kebon jeruk Akp M Trisno Pelaku lalu berhasil diringkus di Terminal Merak. Menurut Slamet, pelaku saat itu sempat ingin melarikan diri ke kampung halaman.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti digelandang ke Polsek Kebon Jeruk untuk dilakukan pemeriksaan lebih jauh.<\/p>\n<p>\u201cPelaku kita kenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,\u201d tutup Slamet.<\/p>\n<p>Edwin Asmara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta, Pelaku penganiayaan berat berinisial G (40) yang terjadi di kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat diringkus polisi. Korban mengalami luka pada bagian tubuhnya sebanyak lima<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3462,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,45,47],"tags":[],"class_list":["post-3461","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-jakarta","category-kepolisisan"],"views":787,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3461","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3461"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3461\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3463,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3461\/revisions\/3463"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}