{"id":3247,"date":"2021-10-23T12:49:24","date_gmt":"2021-10-23T12:49:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3247"},"modified":"2021-10-25T04:55:09","modified_gmt":"2021-10-25T04:55:09","slug":"3247","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3247","title":{"rendered":"Riau Nol Persen Kematian Akibat Covid"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLIneNews<\/strong> -Pekanbaru &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir kembali menyampaikan kabar baik, pasalnya, Riau kembali nihil penambahan kasus kematian karena COVID-19, pada Sabtu (23\/10\/2021).<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah, hari ini tidak terdapat penambahan pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena COVID-19,&#8221; kata Mimi.<\/p>\n<p>Sedangkan, kasus baru memang masih terdapat penambahan 13 kasus baru. Ini merupakan hasil pemeriksaan terhadap 2.682 sampel dan 2.347 orang yang diperiksa hari ini. Sementara itu, pasien sembuh bertambah 23 orang.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah lagi, pasien sembuh bertambah lebih banyak dibandingkan kasus baru yaitu 23 sembuh dan 13 kasus baru, &#8221; jelas Mimi.<\/p>\n<p>Saat ini, lanjut Mimi, total terkonfirmasi COVID-19 di Riau mencapai 127.985 kasus. Yaitu terdiri dari pasien masi isolasi mandiri 177 orang, rawat di RS 39 orang, sembuh 123.668 orang dan 4.101 meninggal dunia.<\/p>\n<p>Sedangkan, kasus Suspek yang isolasi mandiri berjumlah 3.522 orang, isolasi di RS berjumlah 57 orang, selesai isolasi berjumlah 115.132 orang, danmeninggal berjumlah 489 orang. Sehingga total Suspek berjumlah 119.200 orang.<\/p>\n<p>&#8220;Ayo tingkatkan proses untuk mencegah penularan COVID-19,&#8221; pesannya.<\/p>\n<p>(Elis Herlina A)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLIneNews -Pekanbaru &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir kembali menyampaikan kabar baik, pasalnya, Riau kembali nihil penambahan kasus kematian karena COVID-19,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3248,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37,41,48,44],"tags":[],"class_list":["post-3247","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","category-nasional","category-pemerintahan","category-sosial"],"views":288,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3247","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3247"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3247\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3250,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3247\/revisions\/3250"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3248"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3247"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3247"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3247"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}