{"id":3168,"date":"2021-10-15T11:00:08","date_gmt":"2021-10-15T11:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3168"},"modified":"2021-10-15T11:00:08","modified_gmt":"2021-10-15T11:00:08","slug":"aniaya-sodara-kandung-pemuda-di-makassar-diamankan-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3168","title":{"rendered":"Aniaya Sodara Kandung, Pemuda di Makassar Diamankan Polisi"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong> &#8211; Makassar \u2013 Sudah sepatutnya dalam hubungan persaudaraan harus saling melindungi dan menjaga, namun apa yang dilakukan pemuda di Makassar ini berbanding terbalik.<\/p>\n<p>AN (28) tega menganiaya sodara kandungnya sendiri. Ia memukul dan mendorong korban dengan menggunakan tangan, Kamis (14\/10\/2021).<\/p>\n<p>Tak puas dengan itu, pelaku juga melempar meja kayu yang ada dilantai 2 rumah ke lantai dasar rumahnya.<\/p>\n<p>Kapolsek Mamajang AKP Mariana Taruk Rante SE.S.IK.MH menjelaskan, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku AN saat itu dalam keadaan mabuk datang ke rumah korban.<\/p>\n<p>\u201cPelaku masuk ke dalam rumah korban dan adu mulut dengan keluarga korban\u201d,ujar Kapolsek.<\/p>\n<p>Saat ini, pelaku telah diserahkan di Polrestabes Makassar untuk keperluan proses hukum lebih lanjut.<\/p>\n<p>Menurut keterangan pelaku, ia mengaku tega menganiaya sodara kandungnya sendiri karena pelaku meminta diperbaiki motornya yang sedang rusak.<\/p>\n<p>Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan acaman hukuman 2 dua tahun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews &#8211; Makassar \u2013 Sudah sepatutnya dalam hubungan persaudaraan harus saling melindungi dan menjaga, namun apa yang dilakukan pemuda di Makassar ini berbanding terbalik. AN<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3169,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,47,44],"tags":[],"class_list":["post-3168","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-kepolisisan","category-sosial"],"views":283,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3168"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3168\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3170,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3168\/revisions\/3170"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}