{"id":3069,"date":"2021-10-08T13:55:37","date_gmt":"2021-10-08T13:55:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3069"},"modified":"2021-10-08T13:55:37","modified_gmt":"2021-10-08T13:55:37","slug":"video-anak-di-malaysia-pingsan-karena-efek-samping-vaksin-covid-19-adalah-berita-hoax","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=3069","title":{"rendered":"Video Anak di Malaysia Pingsan karena Efek Samping Vaksin Covid-19 Adalah Berita Hoax"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Beredar di media sosial Instagram sebuah video yang mengklaim seorang anak laki-laki di Malaysia pingsan setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Video tersebut disertai keterangan \u201cLaporan keluar dari S.E.A. (Malaysia) bahwa anak berusia 12 tahun ini mengalami reaksi buruk terhadap vaksin.&#8221;.<\/p>\n<p>Faktanya, video yang mengklaim bahwa anak laki-laki tersebut pingsan karena efek samping vaksin Covid-19 adalah keliru. Berdasarkan pemberitaan dari media lokal Malaysia KiniTV, anak laki-laki tersebut pingsan karena gugup, kurang tidur dan belum sarapan saat akan divaksinasi. Ketua Komite Kesehatan dan Anti Narkoba Negara Bagian Melaka, Datuk Rahmad Mariman, mengatakan bahwa anak laki-laki tersebut pingsan di luar lokasi vaksinasi, sebagaimana dilaporkan News Straits Times. Kementerian Kesehatan Malaysia menegaskan anak itu pingsan bukan karena vaksin Covid-19, ia tampak sehat saat screening. Dalam masa observasi selama 30 menit usai disuntik vaksin, kondisi anak tersebut stabil hingga akhirnya diizinkan untuk pulang.<\/p>\n<p>(Redaksi TTI-Linenews)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Beredar di media sosial Instagram sebuah video yang mengklaim seorang anak laki-laki di Malaysia pingsan setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Video tersebut disertai keterangan \u201cLaporan keluar<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3070,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,44],"tags":[],"class_list":["post-3069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-sosial"],"views":921,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3069"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3071,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3069\/revisions\/3071"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3070"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}