{"id":2872,"date":"2021-09-23T10:52:19","date_gmt":"2021-09-23T10:52:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=2872"},"modified":"2021-09-23T10:52:19","modified_gmt":"2021-09-23T10:52:19","slug":"polisi-kejar-pelaku-begal-seorang-ustadz-di-bekasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=2872","title":{"rendered":"Polisi Kejar Pelaku Begal Seorang Ustadz di Bekasi"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong> -Bekasi \u2013 Seorang ustadz menjadi korban begal di Kampung Babakan, Jalan Raya Mustikasari, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Insiden ini terjadi pada Selasa (21\/09\/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.<\/p>\n<p>Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota (Kompol. Erna Ruswing Andari) menyebut korban bernama (RM Jamiludin), yang merupakan warga Kampung Kaum Utara RT 1\/RW 1, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.<\/p>\n<p>\u201cKorban mengalami luka bacokan di pinggang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, korban awalnya tengah menuju ke rumahnya namun dipepet dan dihentikan oleh para pelaku di lokasi kejadian. Kawanan begal mengancam korban dengan senjata tajam.<\/p>\n<p>Ia melanjutkan, korban sempat melakukan perlawanan. Namun, tak berdaya saat pelaku membacokkan celuritnya. Melihat korban terkapar, pelaku begal kemudian melarikan sepeda motor milik korban.<\/p>\n<p>\u201cPelaku melaporkan kejadian ini pada Polsek Bantargebang kemarin,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Ia menyebut setelah mendapat laporan, polisi pun bergerak mencari para pelaku. Saat ini, kasus pembegalan sadis ini masih ditangani Polsek Bantar Gebang dan Polres Metro Bekasi Kota.<\/p>\n<p>\u201cMasih kita lidik, pelakunya sedang kita lakukan pengejaran,\u201d tukasnya.<\/p>\n<p>Edwin Asmara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews -Bekasi \u2013 Seorang ustadz menjadi korban begal di Kampung Babakan, Jalan Raya Mustikasari, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Insiden ini terjadi pada Selasa<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2873,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,47,44],"tags":[],"class_list":["post-2872","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-kepolisisan","category-sosial"],"views":442,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2872"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2872\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2874,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2872\/revisions\/2874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}