{"id":28557,"date":"2026-11-02T13:20:02","date_gmt":"2026-11-02T13:20:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28557"},"modified":"2026-11-02T13:20:02","modified_gmt":"2026-11-02T13:20:02","slug":"delegasi-brunei-darussalam-diajak-jelajahi-destinasi-wisata-bahari-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28557","title":{"rendered":"Delegasi Brunei Darussalam Diajak Jelajahi Destinasi Wisata Bahari Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLinenews<\/b>-Jakarta-Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta memperkenalkan potensi wisata bahari kepada pelaku industri pariwisata, media, serta <em>influencer<\/em>\/<em>content creator<\/em> dari Brunei Darussalam melalui kegiatan <em>Familiarization Trip<\/em> (Famtrip) bertajuk \u2018Brunei Darussalam x Enjoy Jakarta\u2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berpusat di kawasan Kepulauan Seribu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada delegasi dalam mengenal beragam destinasi wisata bahari Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain memperkuat promosi Jakarta di pasar Brunei Darussalam, kegiatan ini juga diharapkan membuka peluang kolaborasi bisnis, khususnya pengembangan dan pemasaran paket perjalanan wisata antara pelaku industri pariwisata kedua negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, pemilihan Jakarta sebagai destinasi promosi didasarkan pada potensi daya tarik wisata yang relevan dengan karakteristik pasar Brunei Darussalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, konektivitas penerbangan langsung antara Bandar Seri Begawan dan Jakarta yang dilayani oleh Royal Brunei Airlines dan AirAsia menjadi salah satu faktor pendukung kemudahan akses wisatawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menyampaikan, pengalaman langsung merupakan salah satu pendekatan penting dalam strategi pemasaran pariwisata luar negeri. Menurutnya, pelaku usaha perjalanan, media, dan <em>content<\/em> <em>creator<\/em> perlu merasakan langsung pengalaman berwisata sebelum merekomendasikan suatu destinasi kepada pasarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMelalui kunjungan ke Kepulauan Seribu, kami ingin memperlihatkan bahwa Jakarta memiliki alternatif wisata bahari yang menarik dan dapat dijangkau dari pusat kota, melengkapi beragam atraksi budaya, sejarah, dan kuliner yang telah dikenal,&#8221; ujarnya, Senin (2\/10).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Andhika berharap, Disparekraf DKI Jakarta Kepulauan Seribu semakin dikenal sebagai salah satu alternatif destinasi wisata bahari bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Asia Tenggara melalui kegiatan ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cUpaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global yang memiliki keberagaman pengalaman wisata,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandary menjelaskan, keterlibatan pelaku industri pariwisata dalam kegiatan ini merupakan bagian dari strategi untuk memastikan promosi destinasi dapat berlanjut menjadi peluang kerja sama yang konkret.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, kehadiran perwakilan INTOA dapat membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata dari Brunei Darussalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKami ingin kegiatan ini tidak berhenti pada kunjungan pengenalan destinasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pengembangan paket perjalanan wisata Jakarta yang siap dipasarkan kepada wisatawan Brunei Darussalam,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketua Subkelompok Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Disparekraf DKI Jakarta, Ervienia Oryza mengatakan, keterlibatan media dan content creator menjadi salah satu instrumen penting untuk memperluas jangkauan promosi Jakarta di pasar internasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, pengalaman langsung yang diperoleh peserta dapat diterjemahkan menjadi konten dan publikasi yang informatif serta menarik bagi calon wisatawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKami juga akan terus berkoordinasi dengan KBRI Bandar Seri Begawan untuk memastikan kegiatan ini memiliki tindak lanjut dalam memperkuat promosi pariwisata Jakarta di Brunei Darussalam,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebagai informasi, peserta diajak menjelajahi sejumlah destinasi unggulan di Kepulauan Seribu selama dua hari pelaksanaan, untuk mengenal lebih dekat keragaman daya tarik wisata bahari Jakarta. Perjalanan diawali dari Dermaga Sunda Kelapa menuju Pulau Bidadari, yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan suasana resor, tetapi juga menyimpan warisan sejarah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Salah satunya adalah Benteng Martello, peninggalan kolonial Belanda yang menjadi saksi sejarah sistem pertahanan dan pengawasan laut Batavia pada masa itu. Keberadaan benteng ini memperlihatkan bahwa Kepulauan Seribu memiliki daya tarik wisata yang tidak hanya bertumpu pada keindahan bahari, tetapi juga kekayaan sejarah dan warisan budaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Pulau Macan, salah satu destinasi wisata bahari Jakarta yang mengusung konsep <em>eco-island<\/em>. Melalui kunjungan ini, delegasi diperkenalkan pada pengembangan pariwisata berbasis ekowisata yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, pelestarian lingkungan, serta harmonisasi antara aktivitas wisata dan ekosistem alam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pulau Macan juga memberikan gambaran mengenai potensi pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman rekreasi, tetapi juga mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Pulau Sepa yang menjadi lokasi menginap bagi delegasi. Selama berada di pulau ini, peserta berkesempatan menikmati beragam fasilitas dan aktivitas rekreasi pantai, mulai dari kolam renang, lapangan <em>mini soccer<\/em>, hingga lapangan voli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pengalaman wisata bahari semakin lengkap melalui kegiatan snorkeling dan eksplorasi wisata pantai di Pulau Dolphin. Rangkaian kunjungan ini memberikan gambaran langsung kepada delegasi mengenai beragam potensi wisata bahari Kepulauan Seribu, mulai dari rekreasi pantai, aktivitas olahraga dan hiburan, eksplorasi pulau, hingga wisata berbasis alam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain memperkenalkan potensi wisata bahari Kepulauan Seribu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan <em>business meeting<\/em> yang mempertemukan para <em>travel agent\/tour operator<\/em> dari Brunei Darussalam dengan anggota IINTOA Jakarta, yang diwakili oleh Wisata Kreatif Jakarta dan OneAsia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pertemuan ini menjadi wadah untuk menjajaki peluang kerja sama serta membangun jejaring bisnis dalam rangka memperluas promosi dan pemasaran destinasi wisata Jakarta di pasar Brunei Darussalam.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLinenews-Jakarta-Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta memperkenalkan potensi wisata bahari kepada pelaku industri pariwisata, media, serta influencer\/content creator dari Brunei Darussalam melalui kegiatan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28558,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,110,53,48],"tags":[],"class_list":["post-28557","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-parawisata","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":2,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28557"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28557\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28559,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28557\/revisions\/28559"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}