{"id":28438,"date":"2026-10-23T14:02:55","date_gmt":"2026-10-23T14:02:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28438"},"modified":"2026-10-23T14:02:55","modified_gmt":"2026-10-23T14:02:55","slug":"simak-pengalihan-lalu-lintas-jakarta-running-festival-sabtu-besok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28438","title":{"rendered":"Simak Pengalihan Lalu Lintas Jakarta Running Festival Sabtu Besok"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional selama penyelenggaraan Jakarta Running Festival 2026 pada Sabtu-Minggu, 24-25 Oktober 2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan lari yang terbagi dalam beberapa kategori, yakni 5 kilometer, 10 kilometer, half marathon 21 kilometer, dan full marathon 42 kilometer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pengalihan arus lalu lintas pada Sabtu (24\/10) diberlakukan untuk mendukung pelaksanaan kategori 5 kilometer dan half marathon 21 kilometer, mulai pukul 03.00 hingga 08.45 WIB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, pada Minggu (25\/10), pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk kategori 10 kilometer dan full marathon 42 kilometer, mulai pukul 02.30 hingga 09.15 WIB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain pengalihan arus lalu lintas, pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan M.H. Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan H.R. Rasuna Said pada Minggu (25\/10) ditiadakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Budi menyampaikan, Dishub DKI Jakarta akan melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan selama penyelenggaraan Jakarta Running Festival 2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung serta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi di lapangan. Pengguna jalan juga diharapkan mempertimbangkan rute alternatif guna menghindari potensi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan,\u201d ungkapnya, Jumat (23\/10).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam rangka Kegiatan Jakarta Running Festival 2026 yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu 24 Oktober 2026, dilakukan pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">a. Kategori dan lintasan Jakarta Running Festival 2026 pada tanggal 24 Oktober 2026:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">A. Jakarta Running Festival 2026 kategori 5 (lima) km:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">1. Pintu 7 GBK (Start)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">2. JI. Jenderal Sudirman sisi Barat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">3. Simpang Susun Semanggi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">4. JI. Gatot Subroto (segmen simpang susun semanggi)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">5. JI. Jenderal Sudirman sisi Timur<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">6. Berputar di Bundaran Patung Pemuda Membangun<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">7. Pintu 7 GBK (Finish)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">B. Jakarta Running Festival 2026 kategori 21 (dua puluh satu) km (Half Marathon):<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">1. Pintu 7 GBK (Start)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">2. JI. Jenderal Sudirman sisi Barat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">3. JI. Gatot Subroto (segmen Simpang Susun Semanggi -JI. Gerbang Pemuda)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">4. JI. Gerbang Pemuda sisi Selatan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">5. Berputar di depan Hotel Mulia<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">6. JI. Gerbang Pemuda sisi Utara<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">7. Flyover Gerbang Pemuda<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">8. JI. Gatot Subroto (Segmen Ladokgi-Simpang Susun Semanggi)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">9. JI. Jenderal Sudirman sisi Barat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">10. Berputar di Bundaran HI<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">11. JI. Jenderal Sudirman sisi Timur<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">12. JI. Gatot Subroto sisi Utara<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">13. Berputar di bawah Flyover Simpang Kuningan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">14. JI. Gatot Subroto sisi Selatan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">15. JI. Jenderal Sudirman sisi Timur<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">16. JI. Sisingamangaraja sisi Timur<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">17. Berputar di Simpang CSW<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">18. JI. Sisingamangaraja sisi Barat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">19. JI. Jenderal Sudirman sisi Barat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">20. Pintu 7 GBK (Finish)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">b. Dilakukan pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional pada ruas jalan yang bersinggungan dengan rute Jakarta Running Festival 2026 pada tanggal 24 Oktober 2026 sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">1. Jalan Jenderal Sudirman<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">2. Jalan Gatot Subroto sisi Utara segmen simpang Jalan Pejompongan Raya sampai dengan simpang Jalan H.R. Rasuna Said<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">3. Jalan Gatot Subroto sisi Selatan segmen simpang Jalan Terusan H.R. Rasuna Said sampai dengan simpang Jalan Gerbang Pemuda<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">4. Jalan Gerbang Pemuda<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">5. Jalan M.H Thamrin (Bundaran HI)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">6. Jalan Sisingamangaraja<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">c. Rute Alternatif yang dapat dilalui selama kegiatan Jakarta Running Festival 2026 tanggal 24 Oktober 2026 berlangsung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">1. Lalu lintas dari Utara (Sarinah) menuju Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan M.H.\u2028Thamrin-Jalan Imam Bonjol-Jalan Rasuna Said-Jalan Kapten Tendean- Jalan Waltermonginsidi-Jalan Trunojoyo-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">2. Lalu lintas dari Barat (Jalan Teluk Betung) menuju Timur (Menteng) dapat melalui Jalan H. M Saleh Ishak-Jalan KH. Mas Mansyur-Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo-Jalan Galunggung-Jalan Madiun-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">3. Lalu lintas dari Timur (Menteng) menuju ke Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Imam Bonjol-Jalan Hos Cokroaminoto-Jalan Wahid Hasyim-Jalan Mas Mansyur-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">4. Lalu lintas dari Barat (Stasiun Karet) menuju Timur (Manggarai) dapat melalui Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo-Jalan Galungung-Jalan Sultan Agung-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">5. Lalu lintas dari arah Timur (Manggarai) menuju ke Barat (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan Sultan Agung-Jalan Galungung-Jalan Karet Pasar Baru Timur III-Jalan Karet Pasar Baru Timur II-Jalan R.M Magono Djojohadikoesoemo- Jalan Mas Mansyur-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">6. Lalu Lintas dari Utara (Tanah Abang) menuju ke Timur (Kampung Melayu) dapat menggunakan Jalan Mas Mansyur-Jalan Prof. Dr. Satrio atau JLNT Prof. Dr. Satrio -Jalan Casablanca Raya-Jalan K.H Abdulah Syafei-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">7. Lalu Lintas dari Timur (Kampung Melayu) menuju ke Utara (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan KH. Abdulah Syafei-Jalan Casablanca Raya-JLNT Prof. Dr. Satrio atau Jalan Prof. Dr.\u2028Satrio-Jalan Mas Mansyur-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">8. Lalu lintas dari Barat (Slipi) Menuju ke Timur (Pancoran\/Cawang) dapat melalui Jalan Pejompongan Raya-Jalan Penjernihan 1-Jalan Mas Mansyur-Jalan Prof. Dr. Satrio-Jalan Casablanca Raya-berputar di kolong flyover Tebet-Jalan Casablanca Raya-Jalan Rasuna Said-Jalan Gatot Subroto-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">9. Lalu lintas dari arah Timur (Pancoran\/Cawang) menuju Barat (Slipi) dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto-Jalan Rasuna Said-Jalan Prof. Dr. Satrio-Jalan Mas Mansyur-Jalan\u2028Penjernihan 1-Jalan Pejompongan Raya-Jalan Gatot Subroto-Jalan S Parman-dst atau dapat melalui Jalan Gatot Subroto-Jalan Kapten Tendean-Jalan Waltermonginsidi-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Sultan Iskadar Muda- berputar di depan Gandaria City-Jalan Sultan Iskandar Muda-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan S Parman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">10. Lalu lintas dari Selatan (Blok M) menuju Barat (Tomang) dapat melalui Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Sultan Iskandar Muda-berputar di depan Gandaria City- Jalan Sultan Iskandar Muda -Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Lingkaran Putri Hijau-Jalan Tentara Pelajar-Jalan S Parman-Jalan Tomang Raya-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">11. Lalu Lintas dari Utara (Tomang) menuju Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Tomang Raya-Jalan S Parman-Jalan Pejompongan Raya-Jalan Penjernihan 1-Putar balik di Jalan Penjernihan 1-Jalan Pejompongan Raya-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">12. Lalu lintas dari Utara (Tanah Abang) menuju Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Mas Mansyur-Jalan H. Fachrudin-Jalan Jembatan Tiga-Jalan K.S. Tubun-Jalan S. Parman- Jalan Pejompongan Raya-Jalan Penjernihan 1-Putar balik di Jalan Penjernihan 1-Jalan Pejompongan Raya-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dst atau dapat melalui Jalan Mas Mansyur-Underpass Tanah Abang-Jalan Cideng Barat-Jalan Cideng Timur-Jalan Jati Baru Raya-Jalan Slipi I-Jalan Kemanggisan Utama Raya-Jalan Kemanggisan Raya-Jalan Rw. Belong-Jalan Bang Pitung-Jalan Raya Kebayoran Lama-Jalan Arteri Permata Hijau-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">13. Lalu lintas dari Barat (DPR\/MPR) menuju Timur (Pancoran\/Cawang) dapat melalui Jalan Gatot Subroto-Jalan K.S. Tubun-Jalan Kb. Jati-Jalan H. Fachrudin-Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Prof. Dr. Satrio-Jalan Casablanca Raya-berputar di kolong flyover Tebet-Jalan Casablanca Raya-Jalan Rasuna Said-Jalan Gatot Subroto-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">14. Lalu lintas dari arah Jalan Senopati atau Jalan Pattimura menuju Ke Gelora Bung Karno dapat menggunakan Jalan Pattimura-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Pati Unus-Jalan Pakubowono VI-Jalan Hang Lekir 2-Jalan Hang Lekir 1-Jalan Asia Afrika-Jalan Pintu Satu\u2028Senayan-Gelora Bung Karno.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">15. Angkutan Barang dari arah Timur (Kampung Melayu) menuju Barat (Slipi) dengan muatan sumbu terberat (MST) 5501 Kg dapat melalui Jalan KH Abdullah Syafei-Jalan Casablanca Raya-JLNT Satrio-Jalan Penjernihan 1-Jalan Pejompongan Raya-Jalan Tentara Pelajar-berputar di kupingan Jalan Pejompongan Raya-Jalan Gatot Subroto-dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">16. Angkutan Barang dari arah Timur (Cawang) menuju Barat (Slipi) dengan muatan sumbu terberat (MST) diatas 5501 Kg dapat melalui Jalan MT Haryono untuk diarahkan masuk ke Jalan Tol dalam kota melalui pintu tol Cawang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">17. Lalu lintas dari arah Barat (Merak) menuju Timur (Tebet) diarahkan masuk ke Jalan Tol dalam kota dan keluar melalui pintu tol Pancoran, pinto tol Cawang, dst.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">18. Lalu Lintas dari arah Timur (Cawang) menuju Barat (Tomang-Ancol) diarahkan masuk ke Jalan Tol dalam kota dan keluar melalui pintu tol Slipi, pintu tol Pluit, pintu tol Ancol, dst.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional selama penyelenggaraan Jakarta Running Festival 2026 pada Sabtu-Minggu, 24-25 Oktober 2026. Pengalihan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28439,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-28438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"views":3,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28438"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28438\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28440,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28438\/revisions\/28440"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}