{"id":2842,"date":"2021-09-22T10:43:06","date_gmt":"2021-09-22T10:43:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=2842"},"modified":"2021-09-22T10:43:06","modified_gmt":"2021-09-22T10:43:06","slug":"berpotensi-besar-wapres-optimis-indonesia-jadi-pemain-utama-keuangan-syariah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=2842","title":{"rendered":"Berpotensi Besar, Wapres Optimis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong> -Jakarta \u2013 Sektor industri produk halal terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional selama pandemi Covid-19. Potensi industri halal tersebut diimbangi dengan potensi industri keuangan syariah nasional yang tak kalah besar. Menurut laporan Islamic Finance Development Indicators (IFDI) 2020, Indonesia masuk lima besar negara dari 135 negara berdasarkan nilai asetnya yang mencapai USD3 miliar, di bawah Arab Saudi (USD17 miliar), Iran (USD14 miliar), Malaysia (USD10 miliar), dan Persatuan Emirat Arab (USD3 miliar).<\/p>\n<p>\u201cMengingat besarnya potensi Indonesia, saya yakin bahwa posisi Indonesia sekarang ini masih sangat mungkin untuk meningkat lagi, bahkan menjadi pemain utama industri keuangan syariah dunia,\u201d tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma\u2019ruf Amin ketika membuka secara virtual\u00a0Indonesia Sharia Summit 2021, dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Rabu (22\/09\/2021).<\/p>\n<p>Dalam temu pakar dan pelaku ekonomi syariah yang digagas Media Group Network bertajuk \u201cKemaslahatan untuk Bangkit Bersama\u201d tersebut, Wapres menjelaskan potensi-potensi di sektor industri halal. Menurut Bank Indonesia, pertumbuhan rantai nilai halal\/halal value chain\u00a0(HVC) untuk produk fesyen muslim dan kosmetik halal meningkat. Bahkan pertumbuhan sektor pertanian dan makanan halal, sebagai pendukung utama HVC, berada di atas pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional. \u00a0Selain itu, nilai ekspor bahan makanan halal Indonesia juga mengalami peningkatan, dari sekitar USD30 miliar pada 2019 menjadi sekitar USD34 miliar pada 2020.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Wapres memaparkan inisiatif-inisiatif strategis yang telah dan sedang dikembangkan pemerintah bersama Bank Indonesia serta Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dalam penguatan HVC.<\/p>\n<p>Inisiatif tersebut berupa penguatan sistem jaminan halal melalui sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dan penetapan kawasan industri halal di Sidoarjo, Jawa Timur; Cikande, Banten; dan Bintan, Kepulauan Riau. Selain itu, dilakukan pula peningkatan kapasitas pelaku usaha syariah.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>\u201cPeningkatan kapasitas pelaku usaha syariah dilakukan melalui penguatan ekosistem HVC sektor pertanian terintegrasi,\u00a0halal food, serta\u00a0fashion\u00a0muslim,\u201d tutur Wapres.<\/p>\n<p>Selain itu, tambahnya, dilakukan pula implementasi\u00a0smart farming\u00a0berbasis kelompok pesantren, pelaksanaan program Industri Kreatif Syariah (IKRA), pelaksanaan\u00a0Indonesia\u00a0Industrial Moslem Exhibition\u00a0(ii-Motion), serta pemberdayaan unit usaha pesantren bersama\u00a0stakeholders\u00a0industri keuangan syariah.<\/p>\n<p>Sejalan dengan penguatan HVC tersebut, Wapres mengungkapkan, telah dilakukan penguatan industri keuangan syariah seperti dengan menggabungkan tiga bank syariah milik pemerintah menjadi Bank Syariah Indonesia. Selain itu, penyediaan pembiayaan syariah terus diperkuat untuk mempercepat pertumbuhan sektor industri halal dan UMK syariah. Ditambah dengan penguatan arah kebijakan dan regulasi, antara lain, melalui Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).<\/p>\n<p>\u201cSalah satunya adalah melalui\u00a0security crowdfunding\u00a0(SCF) sebagai alternatif pendanaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk penguatan infrastruktur pendukung industri keuangan syariah, Wapres menuturkan, dilakukan melalui penyusunan\u00a0Core Principles for Effective Islamic Deposit Insurance Systems\u00a0(CPIDIS) oleh\u00a0Working Group\u00a0International Association of Deposit Insurers dan Islamic Financial Services Board (IADI-IFSB), yang diketuai oleh LPS. Sedangkan, peningkatan peran keuangan sosial syariah dilakukan dengan transformasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah senantiasa terus melakukan upaya-upaya penguatan regulasi dan tata kelola, digitalisasi, riset dan inovasi, penguatan sumber daya manusia, peningkatan kesadaran dan literasi ekonomi dan keuangan syariah,\u201d ujar Wapres.<\/p>\n<p>\u201cProgram-program yang telah dikeluarkan, antara lain, Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Gerakan Cinta Zakat, inovasi produk dengan penerbitan\u00a0Cash Waqf Linked Sukuk, digitalisasi dan\u00a0sharing platform, serta optimalisasi penyaluran dana sosial syariah untuk membantu penanganan pandemi Covid-19,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Terkait pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah sebagai strategi penting untuk meningkatkan ekonomi umat, Wapres menjelaskan, dilakukan dengan membangun pusat-pusat inkubasi pengusaha dan pusat pengembangan bisnis syariah di berbagai daerah. Strategi ini dijalankan dengan menggandeng para pemangku kepentingan.<\/p>\n<p>\u201cUpaya ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara KNEKS, MES (Masyarakat Ekonomi Syariah), dan KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Mengakhiri sambutannya, Wapres mengharapkan, peluang Indonesia tersebut, baik dari sisi permintaan maupun penawaran, dapat ditangkap oleh para pelaku ekonomi nasional dengan berkolaborasi membangkitkan perekonomian rakyat.<\/p>\n<p>\u201cDengan potensi yang kita miliki dan usaha serta kolaborasi antara semua pemangku kepentingan, kita harapkan ekonomi dan keuangan syariah\u00a0akan mampu membangkitkan ekonomi rakyat dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib menyebutkan,\u00a0Indonesia Sharia Summit 2021\u00a0diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memacu pembangunan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia serta menguatkan dan menarik partisipasi aktif masyarakat, agar ekonomi syariah Indonesia meningkat pesat dan berkelanjutan menuju kemaslahatan bersama. Acara ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dalam ekosistem ekonomi syariah.<\/p>\n<p>\u201cSemoga apa yang kami hadirkan di Indonesia dapat memperkaya khazanah wawasan dan referensi, bukan hanya peserta yang hadir, tetapi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem ekonomi syariah Indonesia,\u201d ucap Mirdal Akib.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar serta Staf Khusus Wapres Bambang Widianto dan Masykuri Abdillah.<\/p>\n<p>Edwin Asmara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews -Jakarta \u2013 Sektor industri produk halal terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional selama pandemi Covid-19. Potensi industri halal tersebut diimbangi dengan potensi industri<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2843,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,41,48,33,44],"tags":[],"class_list":["post-2842","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-nasional","category-pemerintahan","category-politik","category-sosial"],"views":1071,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2842"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2845,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2842\/revisions\/2845"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}