{"id":28265,"date":"2026-10-09T13:20:52","date_gmt":"2026-10-09T13:20:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28265"},"modified":"2026-10-09T13:20:52","modified_gmt":"2026-10-09T13:20:52","slug":"dua-pesawat-gagal-mendarat-di-bandara-ssk-ii-pekanbaru-akibat-jarak-pandang-rendah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28265","title":{"rendered":"Dua Pesawat Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru Akibat Jarak Pandang Rendah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b> &#8211; Jarak pandang rendah di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru berdampak pada sejumlah penerbangan dari Jakarta, Rabu (7\/10\/2026) pagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dua pesawat yang menuju Pekanbaru tidak dapat melanjutkan pendaratan. Lion Air JT 292 memilih kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, sementara Citilink QG 936 dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan Lion Air JT 292 rute Jakarta-Pekanbaru mengalami return to base (RTB) pada pukul 06.44 WIB. Keputusan tersebut diambil ketika jarak pandang di Bandara SSK II hanya sekitar 600 meter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Penerbangan Lion Air JT 292 rute Jakarta (CGK) menuju Pekanbaru (PKU) mengalami Return to Base (RTB) atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.44 WIB, dikarenakan kondisi cuaca di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dengan jarak pandang saat itu sekitar 600 meter,&#8221; ujar Achmad.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Tak lama berselang, penerbangan Citilink QG 936 rute Jakarta-Pekanbaru juga terdampak kondisi tersebut. Pesawat itu dialihkan (<i>divert<\/i>) ke Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 08.04 WIB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebelum dialihkan, pesawat Citilink tersebut sempat berputar di udara saat mendekati Pekanbaru. Setelah itu, penerbangan akhirnya dialihkan ke Batam karena kondisi di Bandara SSK II belum memungkinkan untuk melanjutkan pendaratan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pada pukul 08.20 WIB, jarak pandang di Bandara SSK II Pekanbaru tercatat sekitar 800 meter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Meski dua penerbangan dari Jakarta terdampak, operasional penerbangan di Bandara SSK II tetap berjalan. Penerbangan IU 919, JT 279, dan QG 937 telah diberangkatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Pelita Air IP 320 rute Jakarta-Pekanbaru berhasil mendarat di Bandara SSK II pada pukul 08.40 WIB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Achmad mengatakan kondisi operasional bandara terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Pihak bandara tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam setiap keputusan operasional penerbangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saat ini kondisi operasional bandara terus kami pantau dan evaluasi secara berkala dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan,&#8221; katanya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru &#8211; Jarak pandang rendah di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru berdampak pada sejumlah penerbangan dari Jakarta, Rabu (7\/10\/2026) pagi. Dua pesawat<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28266,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,119,57,48,124],"tags":[],"class_list":["post-28265","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pekanbaru","category-pemerintahan","category-perhubungan"],"views":5,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28265"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28265\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28267,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28265\/revisions\/28267"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}