{"id":28244,"date":"2026-10-08T13:41:20","date_gmt":"2026-10-08T13:41:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28244"},"modified":"2026-10-08T13:41:20","modified_gmt":"2026-10-08T13:41:20","slug":"pemkot-jaktim-sosialisasikan-penataan-jalan-cakung-cilincing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28244","title":{"rendered":"Pemkot Jaktim Sosialisasikan Penataan Jalan Cakung Cilincing"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mulai menyosialisasikan rencana penataan kawasan koridor Jalan Cakung Cilincing (Cacing) di Kecamatan Cakung, Kamis. Penataan yang mencakup sisi barat dan timur jalan tersebut ditargetkan dapat menciptakan kawasan yang lebih tertata sekaligus meningkatkan fungsi saluran air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan pertemuan awal untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai rencana penataan kawasan Jalan Cacing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sosialisasi ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kota Jakarta Timur akan melakukan penataan di Jalan Cacing,&#8221; ujarnya, di aula Kantor Kecamatan Cakung, Kamis (8\/10).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Munjirin menjelaskan, penataan dilakukan untuk menciptakan kawasan yang lebih asri dan tertata. Selain itu, revitalisasi saluran air di kawasan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas saluran dalam mengantisipasi genangan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto menambahkan, kawasan yang akan ditata memiliki panjang sekitar 2,8 kilometer. Penataan meliputi pembangunan taman atau jalur hijau serta revitalisasi saluran air di sisi kiri dan kanan jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam prosesnya, sekitar 250 Kepala Keluarga (KK) diperkirakan terdampak, khususnya warga yang mendirikan bangunan di atas saluran air atau lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos-Fasum).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Area yang selama ini ditempati bangunan di atas lahan Fasos-Fasum akan dikembalikan sesuai peruntukannya, antara lain untuk ruang hijau dan saluran air,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kusmanto memastikan, penataan akan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur akan menyiapkan solusi bagi warga terdampak sesuai dengan kebutuhan masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Bagi yang membutuhkan rumah tinggal disiapkan rusun. Untuk yang berwirausaha juga disiapkan tempat usaha. Termasuk yang mau sekolah juga disiapkan sekolahnya,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu menegaskan, penataan di Jalan Cacing akan dilakukan secara adil dan tidak tebang pilih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Termasuk jika ada perusahaan yang mrlanggar aturan juga akan kita tertibkan. Namun, semua proses akan dilalui sesuai prosedur, ada tahapan-tahapan yang dijalani, termasuk memberikan sosialisasi ini,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mulai menyosialisasikan rencana penataan kawasan koridor Jalan Cakung Cilincing (Cacing) di Kecamatan Cakung, Kamis. Penataan yang mencakup sisi barat dan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28245,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-28244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":6,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28244"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28246,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28244\/revisions\/28246"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28245"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}